Ubah Kesan Horor Matematika, Dosen UMBY Latih Metode Jarimatika di SD Negeri 1 Pedes
26 May 2026
144
by Fitriana Fitriana

Tim dosen Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) inovatif di SD Negeri 1 Pedes pada Mei 2026. Kegiatan ini fokus pada pengembangan kemampuan literasi numerasi siswa kelas IV dan V sebagai upaya nyata memperkuat fondasi pendidikan dasar di wilayah DIY.

Program intensif ini diikuti oleh total 58 siswa, yang terdiri dari 29 siswa kelas IV dan 29 siswa kelas V. Langkah strategis ini diambil untuk membekali generasi muda dengan kecakapan berpikir logis dan kritis di era informasi.

Tim PkM ini dipimpin oleh Arie Purwanto, S.Pd., M.Sc., dengan beranggotakan dua tim ahli, yakni Nanang Khuzaini, S.Pd.Si., M.Pd., dan Dr. Nuryadi, S.Pd.Si., M.Pd. Kehadiran para akademisi ini bertujuan mengubah persepsi siswa terhadap matematika yang selama ini sering dianggap menakutkan.

Melalui pendekatan humanis dan aplikatif, tim dosen UMBY mengintegrasikan konsep matematika ke dalam konteks kehidupan sehari-hari agar lebih mudah dicerna oleh siswa sekolah dasar.

Inovasi utama dalam pengabdian ini adalah pemanfaatan Bimbingan Belajar (Bimbel) Pendidikan Matematika UMBY bernama "The Brilliant Minds", dengan melibatkan mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika. Di wadah ini, siswa mendapatkan bimbingan intensif menggunakan teknik Jarimatika (Jari dan Matematika) yakni sebuah metode berhitung cepat dan menyenangkan menggunakan jari tangan untuk operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

"Literasi numerasi yang ditekankan bukan sekadar keterampilan berhitung cepat, melainkan kemampuan siswa dalam menginterpretasikan data, memahami simbol, dan menggunakan penalaran matematis untuk memecahkan masalah nyata," ujar Arie Purwanto selaku Ketua Tim PkM.

Arie Purwanto menjelaskan bahwa program ini merupakan respon terhadap kebutuhan sekolah dalam meningkatkan capaian asesmen siswa. Menurutnya, pembimbingan di "The Brilliant Minds" memberikan ruang bagi siswa untuk bertanya dan bereksperimen dengan konsep matematika tanpa merasa tertekan. Hasilnya terlihat pada peningkatan antusiasme dan kepercayaan diri siswa saat menghadapi persoalan matematika yang kompleks. Atmosfer belajar yang positif inilah yang menjadi kunci keberhasilan dalam menanamkan kecintaan terhadap ilmu eksakta sejak dini.

Pelaksanaan program ini semakin kuat berkat kolaborasi lintas institusi. Tim PkM UMBY menggandeng Rusmining S.Pd., M.Pd, akademisi dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai mitra perguruan tinggi. Sinergi antar-akademisi di Yogyakarta ini diharapkan dapat memajukan kualitas pendidikan daerah secara kolektif.

Kepala SD Negeri 1 Pedes, Tri Sukamti, S.Pd., menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, program ini sangat relevan dengan kebutuhan sekolah saat ini.

“Tantangan standar pendidikan nasional saat ini sangat menitikberatkan pada aspek numerasi dan literasi sebagai indikator kelulusan dan pemetaan mutu sekolah,” ungkap Tri Sukamti.

Respon positif juga datang dari salah satu peserta. Arkana, siswa kelas IV SD N 1 Pedes, mengaku sangat terbantu dengan metode yang diajarkan.

“Pelatihan jarimatika dari kakak-kakak mahasiswa dan dosen UMBY sangat membantu saya memahami perkalian dengan lebih mudah dan cepat. Harapannya pelatihan seperti ini akan terus ada setiap tahunnya,” kata Arkana penuh semangat.

Keberhasilan program di SD Negeri 1 Pedes ini diharapkan dapat menjadi proyek percontohan (pilot project) yang bisa direplikasi di sekolah-sekolah lain. Dengan penguatan literasi numerasi yang tepat, siswa tidak hanya diharap unggul secara akademis di dalam kelas, tetapi juga memiliki ketangguhan logika yang berguna bagi masa depan mereka.