Tingkatkan Mutu Pembelajaran, Tim PkM UMBY Bekali Guru SD Muhammadiyah Senggotan Literasi Digital
17 Jun 2026
88
by Farida Dian Farida Dian

Civitas akademika Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) mengambil langkah konkret dalam menjawab tantangan pendidikan di era modern. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tim dosen UMBY menggelar pelatihan literasi digital dan pembuatan konten pembelajaran interaktif bagi para guru di SD Muhammadiyah Senggotan, Kamis (11/6/2026).

Program yang didukung penuh oleh Pendanaan UMBY 2026 ini digawangi oleh tiga dosen dengan lintas kepakaran. Tim diketuai oleh Dr. Rila Setyaningsih, M.S.I. (pakar literasi digital), serta beranggotakan Rahma Novita Alim Putri, S.Sos., M.A. (pakar broadcasting), dan Felicciana Yayi Amanova, S.IP., M.Soc.Sc. (pakar marketing communication). Kombinasi ini dihadirkan untuk melatih guru memproduksi media ajar audio-visual yang kreatif dan relevan dengan karakteristik generasi digital.

Ketua Tim PkM UMBY, Dr. Rila Setyaningsih, menyatakan bahwa program ini krusial untuk membekali tenaga pendidik agar adaptif namun tetap aman di ruang digital.

"Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk membekali guru khususnya di SD Muhammadiyah Senggotan supaya mampu memanfaatkan media digital secara aman, bijak dan bertanggungjawab. Pendampingan pengembangan konten pembelajaran interaktif diimplementasikan melalui pelatihan pembuatan video pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan menarik," ujar Rila.

Sebanyak 12 orang guru SD Muhammadiyah Senggotan hadir dengan antusiasme tinggi untuk mengikuti seluruh rangkaian acara. Fokus utama pelatihan ini secara spesifik mengupas tuntas tentang teknik pembuatan video pembelajaran, yang memadukan penguatan kecakapan digital guru, teknik sinematografi praktis seperti pengambilan gambar dan editing, serta pemanfaatan teknologi AI dengan bijak agar pesan edukatif dapat disampaikan secara jelas, menyenangkan, dan memiliki daya tarik yang tinggi bagi anak usia sekolah dasar.

Dalam sesi praktik, para guru diperkenalkan pada aplikasi CapCut untuk menyunting video dan teknologi AI Generative untuk menyusun prompt video animasi. Materi literasi digital dipaparkan oleh Rila Setyaningsih, disusul materi teknik pembuatan video oleh Rahma Novita. Sementara itu, sesi praktik intensif didampingi langsung oleh Felicciana Yayi beserta tim. Untuk mengukur efektivitasnya, panitia juga menggelar pre-test dan post-test sebelum dan sesudah praktik langsung.

“CapCut dipilih karena fiturnya yang lengkap dan gratis, sementara AI digunakan untuk membantu efisiensi kerja guru dalam merancang materi ajar,” ungkap Rahma Novita.

Kehadiran program ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah karena dianggap menjawab kebutuhan riil guru di kelas.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menunjang kami dalam pembuatan video interaktif. Ini meningkatkan kompetensi kami sehingga materi yang disampaikan kepada anak-anak menjadi lebih menarik dan lebih mudah mereka pahami," ungkap Elfi Kholviana, S.Pd., salah satu perwakilan guru peserta.

Pada akhir sesi, terlihat adanya peningkatan keterampilan (skill) yang sangat signifikan dari para guru dalam merancang dan mengeksekusi pembuatan video pembelajaran. Mereka yang awalnya merasa canggung dengan aplikasi penyuntingan konten, kini mampu memproduksi video pembelajaran yang tidak hanya informatif secara substansi akademis, tetapi juga menarik secara audio dan visual.

Melalui keberhasilan program ini, UMBY kembali menegaskan komitmennya untuk berkontribusi nyata di tingkat akar rumput demi mendorong mutu pendidikan nasional yang unggul dan adaptif.