Raih Hibah BIMA 2026, Tim PkM UMBY Optimalkan Limbah Kakao di Kulon Progo
02 Jun 2026
127
by Fitriana Fitriana

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Agroteknologi Fakultas Agroindustri Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) berhasil meraih pendanaan hibah bergengsi Program BIMA Kemendiktisaintek Tahun Anggaran 2026. Prestasi ini diwujudkan melalui program pemberdayaan dengan tema ‘Pemberdayaan Masyarakat berbasis Teknologi Tepat Guna dalam Pengolahan Limbah Kakao menjadi Produk Pertanian Berkelanjutan Bernilai Ekonomi di Giripurwo Kulon Progo’.

Tim ini diketuai oleh Ir. Reo Sambodo, S.P., M.M.A., dengan beranggotakan Ir. Wafit Dinarto, M.Si., MCE., dan Nanda Mei Istiqomah, S.P., M.P. Dalam pelaksanaannya, mereka menggandeng Kelompok Tani ‘Sido Dadi’ di Dusun Tompak, Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo.

Ketua Tim PkM UMBY, Reo Sambodo, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari melimpahnya limbah kulit Kakao di wilayah tersebut yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Wilayah Giripurwo merupakan salah satu penghasil Kakao yang potensial, namun kulit buahnya kerap dibuang begitu saja. Ini adalah peluang kami sebagai akademisi untuk memberikan pelatihan pengembangan pertanian berkelanjutan berbasis potensi lokal,” terang Reo.

Reo berharap masyarakat dapat memanfaatkan dan meningkatkan nilai ekonomi limbah kulit Kakao.

Bertempat di kediaman ketua Kelompok Tani Sido Dadi pada Minggu, 24 Mei 2026, tim ini berhasil menggelar pemberdayaan sekaligus pelatihan. Pada kesempatan tersebut, Wafit Dinarto menguraikan pemanfaatan limbah Kakao menjadi produk pertanian yang bernilai guna, seperti kompos, pupuk organik cair (POC), dan biopestisida.

“Limbah Kakao yang belum dimanfaatkan secara optimal sebenarnya memiliki potensi besar untuk mendukung sistem pertanian berkelanjutan sekaligus menekan biaya produksi pertanian seperti produksi pupuk kimia,” ungkap Wafit.

Selanjutnya untuk memperkuat pemahaman petani, tim PkM ini menghadirkan narasumber dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Fakhrusy Zakariyya, S.P., M.Sc. Fakhrusy menekankan pentingnya penerapan teknik budidaya yang baik (Good Agricultural Practices) untuk meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta keberlanjutan usaha tani Kakao. Produktivitas dan kualitas hasil panen Kakao dapat ditingkatkan melalui penggunaan bibit unggul, pemeliharaan tanaman yang baik, serta pengendalian hama dan penyakit secara terpadu. Selain itu, proses panen, fermentasi, dan pengeringan yang tepat membantu menghasilkan biji Kakao dengan mutu lebih tinggi dan bernilai ekonomi lebih baik.

“Jika warga di Giripurwo ini konsisten dalam budidaya Kakao, wilayah ini berpotensi besar menjadi basis cokelat lokal yang baru dan mandiri di Kulon Progo,” ungkap Fakhrusy.

Fakhrusy pun mengingatkan dalam pengelolaan kebun Kakao yang efektif dan ramah lingkungan diperlukan perawatan yang rutin mulai dari pemangkasan dan penambahan pupuk baik organik maupun anorganik.

Kegiatan diakhiri dengan pemangkasan tanaman Kakao di kebun milik anggota Kelompok Tani Sido Dadi. Praktik lapangan ini bertujuan memberikan pemahaman langsung mengenai teknik pemangkasan yang tepat, guna meningkatkan kesehatan tanaman, produktivitas, dan kualitas buah Kakao. Peserta terlihat aktif mengikuti demonstrasi dan praktik langsung di lapangan.

“Pemangkasan produksi menyisakan 3 cabang utama untuk memaksimalkan pembentukan buah pada tanaman Kakao. Sedangkan pemangkasan bentuk untuk menjaga tajuk tanaman agar efektif dalam perawatan dan pemanenan,” urai Fakhrusy.

Salah satu peserta, Hariyono mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran tim UMBY.

“Kami berharap tim PkM dari UMBY terus membina kelompok kami agar lebih mandiri, terutama dalam membekali kami keterampilan budidaya Kakao,” harapnya.

Menanggapi harapan warga, tim PkM UMBY berkomitmen bahwa program ini akan berjalan secara berkelanjutan. Ke depan, mereka akan mendampingi petani secara berkala dalam memproduksi kompos, POC, dan biopestisida secara mandiri, hingga produk olahan limbah kulit Kakao ini siap dipasarkan secara luas.