Borong Dua Juara, UMBY Berjaya di Ajang Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2026
09 Jul 2026
129
by Farida Dian Farida Dian

Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional. Kampus ini sukses membawa pulang dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Anugerah Kerja Sama Diktisaintek LLDIKTI Wilayah V Tahun 2026 yang digelar pada Kamis (2/6/2026).

Dalam perhelatan yang mengusung tema “Diktisaintek Berdampak Dalam Mendukung Perekonomian, Sosial, dan Lingkungan” ini, UMBY berhasil mengamankan predikat Juara Terbaik II untuk kategori Kerja Sama Industri Paling Berdampak dan Juara Harapan I untuk kategori Kerja Sama Internasional Paling Berdampak.

Penghargaan tahunan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari LLDIKTI Wilayah V kepada perguruan tinggi yang menunjukkan komitmen, konsistensi, dan inovasi nyata dalam membangun jejaring serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Prestasi ini tidak lepas dari peran aktif Bagian Kerja Sama UMBY, di bawah Biro Kerja Sama, Humas dan Keprotokolan, yang jeli dalam menyusun proposal berbasis luaran kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Dua program unggulan yang diusulkan berhasil memikat para dewan juri karena dinilai memberikan dampak masif di lapangan.

Pada kategori Kerja Sama Industri (Juara Terbaik II), UMBY mengangkat program kemandirian pakan berbasis ekonomi sirkular di Desa Sumberarum. Program ini merupakan kolaborasi nyata antara UMBY dengan Kelompok Ternak “Pitik Jawa” (Koperasi CUCT) untuk menjawab tantangan tingginya biaya pakan dan rendahnya produktivitas ayam kampung.

Melalui inisiatif ini, UMBY mengintegrasikan teknologi ransum (technofeeding) dengan budidaya maggot menggunakan metode ember tumpuk memanfaatkan limbah organik sekitar. Langkah inovatif ini terbukti efektif mendongkrak bobot serta kualitas reproduksi ternak, sekaligus mereduksi sampah organik dan menyediakan pupuk bagi pertanian warga pra-sejahtera setempat.

Sementara pada kategori Kerja Sama Internasional (Juara Harapan I), UMBY mengusung program bertajuk “Empowerment of Human Resource and Tour Guides Organization of the Pioneering Jetis English Village”. Program ini dijalinkan bersama Aklan State University (ASU), Filipina, untuk mengembangkan Kampung Inggris Jetis di Dusun Sumberrejo, Tempel, Sleman, sebagai pusat pembelajaran bahasa dan destinasi wisata edukasi berbasis komunitas. Kolaborasi ini sukses mendobrak keterbatasan tata kelola organisasi serta meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris para pemandu wisata lokal dalam menyambut wisatawan mancanegara.

Keberhasilan UMBY merengkuh penghargaan ini harus dilalui melalui tahapan seleksi yang ketat. Pada tahap awal, UMBY mengirimkan tiga proposal dari kategori berbeda kepada pihak LLDIKTI Wilayah V. Proposal-proposal tersebut kemudian ditinjau, direview, dan dinilai secara objektif oleh tim ahli dari LLDIKTI Wilayah V, perwakilan Bagian Kerja Sama Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), serta perwakilan tim Dinas Perindustrian dan Perdagangan D.I. Yogyakarta.

Setelah sukses di tingkat regional, UMBY kini langsung memasang target baru yang lebih tinggi. Ke depan, Bagian Kerja Sama UMBY tengah bersiap untuk maju ke tingkat nasional mewakili LLDIKTI Wilayah V, khususnya pada kategori kerja sama industri paling berdampak.

Nikmah Sofia Afiati., M.Psi., Psikolog., Kepala Bagian Kerja Sama Dalam Negeri (DN) dan Daniel Ari Widhiatama, S.Pd., M.Hum., Kepala Bagian Kerja Sama Luar Negeri (LN) UMBY menegaskan bahwa di era globalisasi dan disrupsi teknologi saat ini, sebuah perguruan tinggi tidak boleh lagi berdiri sebagai "menara gading" yang terisolasi dari realitas luar.

"Pengelolaan kerja sama, baik di tingkat domestik maupun internasional, bukan sekadar aktivitas administratif atau pemenuhan dokumen di atas kertas seperti MoU atau MoA. Kerja sama adalah urat nadi inovasi, jembatan yang menghubungkan teori akademik di ruang kelas dengan realitas industri serta perkembangan ilmu pengetahuan global," tegas Daniel.

Melalui kemandirian kemitraan yang strategis, terintegrasi, dan berkelanjutan, UMBY berkomitmen untuk terus membuka pintu seluas-luasnya bagi mahasiswa dan dosen untuk melakukan riset bersama, pertukaran pelajar, hingga program magang yang relevan.

"Ke depan, fokus kami bukan lagi sekadar kuantitas atau seberapa banyak mitra yang kita miliki, melainkan kualitas dan kedalaman dampak dari kerja sama tersebut (active partnerships). Kami berkomitmen untuk mendorong internasionalisasi kampus yang inklusif, memperkuat sinergi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) di dalam negeri, serta melakukan digitalisasi sistem pengelolaan kerja sama. Kami percaya Bagian Kerja Sama akan terus menjadi katalisator utama dalam membawa UMBY menuju reputasi global yang berdampak nyata bagi masyarakat," imbuh Nikmah Sofia.

Menanggapi capaian luar biasa ini, Kepala Biro Kerja Sama, Humas, dan Keprotokolan UMBY, Widarta, S.E., MM., CDMP. menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa sistem kemitraan dan reputasi publikasi UMBY berjalan di jalur yang tepat.

"Penghargaan dari LLDIKTI Wilayah V ini merupakan pengakuan atas kerja keras kelembagaan kita dalam membangun sinergi yang harmonis dengan berbagai mitra. Melalui fungsi kerja sama dan humas, kami berkomitmen untuk terus menggaungkan kontribusi nyata civitas akademika UMBY agar dampaknya tidak hanya dirasakan di ruang lingkup kampus, tetapi juga diakui secara luas oleh masyarakat dan industri. Prestasi ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan standar mutu pelayanan kemitraan ke depan," ungkap Widarta.