Tingkatkan Tata Kelola Organisasi, BEM FAI UMBY Jalin Sinergi dengan BEM Pertanian UMK
14 Jul 2026
135
by Fitriana Fitriana

Guna meningkatkan kualitas tata kelola organisasi kemahasiswaan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agroindustri Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) mengadakan kegiatan studi banding ke BEM Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus (UMK), Jawa Tengah, pada Sabtu (13/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Fakultas Pertanian UMK ini dihadiri oleh 56 peserta, yang terdiri dari 18 pengurus BEM FAI UMBY serta 37 pengurus BEM Pertanian UMK yang didampingi oleh Dosen Pembina, Tangguh Prakoso, S.P.

Ketua BEM FAI UMBY, Arya Dhimas Friyadi, mengungkapkan bahwa Fakultas Pertanian UMK dipilih sebagai tujuan studi banding karena rekam jejak mereka yang inovatif, pengalaman dalam pengembangan kepemimpinan, serta advokasi mahasiswa.

"Kegiatan studi banding ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi kami di BEM FAI untuk belajar mengenai tata kelola organisasi dan program kerja yang telah diterapkan BEM Fakultas Pertanian UMK. Semoga kita bisa menjalin relasi yang baik dan meningkatkan kualitas organisasi kami," ujar Arya.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh BEM Fakultas Pertanian UMK selaku tuan rumah. Ketua BEM FP UMK, Muchamad Bagas Arifiyanto, berharap pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial.

"Kami menyambut baik kunjungan BEM FAI UMBY dan berharap kegiatan ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan. Semoga pertukaran ide dan pengalaman dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua organisasi," tutur Bagas.

Sesi utama dalam studi banding ini diisi dengan pemaparan struktur organisasi, visi-misi, diskusi dua arah, hingga sesi berbagi pengalaman terkait advokasi hak mahasiswa. Namun, daya tarik utama dari diskusi ini terletak pada pertukaran ide terkait program kerja unggulan masing-masing institusi.

BEM FAI UMBY mempresentasikan program unggulan mereka di bidang pelestarian lingkungan, yakni Konservasi Pantai. Program ini melibatkan aksi nyata mahasiswa seperti konservasi penyu, pembersihan sampah pesisir, hingga penanaman pandan laut guna menjaga ekosistem pantai.

Di sisi lain, BEM FP UMK unjuk gigi melalui program kewirausahaan yang inovatif, yaitu Penjualan Tanaman Hias Bambu Rezeki (Lucky Bamboo) dengan Media Hidrogel. Penggunaan hidrogel membuat tanaman ini minim perawatan dan hemat air. Produk yang bernilai estetika tinggi ini bahkan sukses menembus pasar lintas provinsi, menjadikannya solusi cerdas dalam membangun kemandirian finansial organisasi.

Selain sesi diskusi di dalam ruangan, para peserta dari UMBY juga diajak melakukan kunjungan lahan (field trip) ke area praktik Fakultas Pertanian UMK. Di sana, mereka melihat langsung implementasi kegiatan budi daya dan pengolahan lahan yang mendukung proses pembelajaran mahasiswa.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata secara simbolis serta sesi dokumentasi bersama. Ke depannya, BEM FAI UMBY dan BEM FP UMK sepakat untuk terus menjaga komunikasi dan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan positif yang berdampak bagi mahasiswa dan masyarakat luas.