Siapkan Pendidik Berkarakter Dan Profesional, FKIP UMBY Gelar Pembekalan Serta Pelepasan Mahasiswa PPL
29 Jul 2026
144
by Farida Dian Farida Dian

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) selenggarakan acara Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan (PPL) II tahun 2026 pada Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar Kampus 1 UMBY ini diusung oleh Tim Unit Program Pengenalan Lapangan (UPPL) sebagai bentuk persiapan matang sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi PPL. 

Acara pelepasan dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP UMBY, Dr. Nuryadi, S.Pd.Si., M.Pd., MCE., CLOT., MOS. Dalam sambutan sekaligus arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga etika, estetika, serta nama baik almamater selama mahasiswa bertugas di sekolah mitra. 

"Ketika nantinya bertugas di masing-masing sekolah, teman-teman harus bisa menjaga situasi dan kondisi. Tunjukkan wujud kompetensi dan kesiapan sebagai calon pendidik, termasuk dalam aspek etika dan estetika. Mulai dari kerapian pakaian, sepatu, gaya rambut, hingga penampilan secara keseluruhan," tegas Dr. Nuryadi. 

Beliau juga berpesan agar mahasiswa senantiasa mengedepankan etika komunikasi dan menjunjung tinggi nilai budaya lokal.

"Gunakan bahasa dan komunikasi yang tepat ketika berinteraksi dengan para guru ataupun murid di lingkungan sekolah. Unggah-ungguh dan adab harus terus ditunjukkan sebagai ciri khas civitas akademika UMBY," tambahnya. 

Pada periode 2026 ini, sebanyak 78 mahasiswa peserta PPL II terbagi dari empat program studi, yaitu Pendidikan Matematika (3 mahasiswa), Pendidikan Bahasa Inggris (18 mahasiswa), Ilmu Keolahragaan (34 mahasiswa), serta Bimbingan dan Konseling (22 mahasiswa). Seluruh mahasiswa dialokasikan ke 15 lokasi PPL yang mencakup sekolah menengah hingga mitra industri dan klinik kesehatan.

Beberapa mitra sekolah dan industri tempat mahasiswa diterjunkan antara lain SMA Negeri 1 Depok Sleman, SMA Negeri 1 Mlati Sleman, SMA Negeri 1 Pengasih, SMA Negeri 1 Sedayu, SMA Negeri 1 Seyegan, SMK Negeri 2 Godean, SMA Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School, SMK Negeri 1 Cangkringan, MAN 1 Sleman, SD Muhammadiyah Gendol 6, serta pusat kebugaran dan klinik terapi seperti Permata Sports Therapy Yogyakarta, Terafit Sedayu, EightGym Indonesia, Point Workout Space, dan Fitness Plus Jogja.

Selama kurang lebih 50 hari ke depan, para mahasiswa akan menjalani praktik mengajar, manajemen persekolahan, serta integrasi program edukatif di lapangan. Sebagai luaran dan hasil konkret pelaksanaan PPL II, setiap kelompok mahasiswa diwajibkan menyusun buku laporan kegiatan ber-ISBN serta mempublikasikan konten dokumentasi kegiatan secara konsisten di media sosial sebagai bukti pelaksanaan program. 

Di samping program PPL II ini, Dekan FKIP UMBY juga membeberkan rencana strategis fakultas dalam memperluas jangkauan PPL Internasional ke negara mitra seperti Malaysia, yang ditargetkan mulai dilaksanakan pada awal tahun 2027 mendatang. Mengenai kuota mahasiswa yang akan dikirim ke luar negeri, pihak fakultas masih melakukan tahap penyelarasan dan penyesuaian teknis.

Kesiapan dan antusiasme tinggi turut disampaikan oleh salah satu peserta PPL II, Shinta dari Program Studi Ilmu Keolahragaan.

"Pembekalan ini memberikan gambaran yang sangat jelas mengenai tantangan riil di lapangan. Di lokasi PPL kami tidak hanya siap mempraktikkan keilmuan, tetapi juga berkomitmen menjaga nama baik almamater serta menyelesaikan seluruh luaran seperti penyusunan buku ber-ISBN dan publikasi kegiatan secara optimal," ungkap Shinta.

Rangkaian acara pembekalan diisi oleh pemaparan materi teknis yang disampaikan secara sistematis oleh tiga narasumber ahli FKIP UMBY. Sesi pertama dibuka oleh Daniel Ari Widhiatama, S.Pd., M.Hum., yang membekali mahasiswa dengan strategi manajemen kelas modern serta pentingnya membangun pola komunikasi yang efektif dan inklusif antara guru dan peserta didik. 

Sesi kedua disampaikan oleh Abdul Hadi, S.Pd., M.Pd., yang mengupas tuntas aspek pedagogik dan tata kelola administrasi persekolahan, mulai dari penyiapan modul ajar, penyesuaian kurikulum operasional sekolah mitra, hingga mekanisme penyusunan instrumen penilaian/asesmen pembelajaran yang terstruktur dan akuntabel. 

Rangkaian materi ditutup oleh Dr. Ardhika Falaahudin, S.Pd.Jas., M.Or., AIFO-P., yang memaparkan pengarahan teknis operasional terkait penegakan kedisiplinan, prosedur tata tertib di lokasi pengabdian, koordinasi dengan pihak sekolah mitra dan lembaga terapi, serta strategi penyelesaian kendala di lapangan. 

Melalui pembekalan yang terencana dan komprehensif ini, FKIP UMBY menegaskan komitmennya untuk terus mencetak tenaga pendidik yang profesional, beradab, serta siap memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan nasional maupun global.