Mengelola lembaga sosial tidak hanya memerlukan komitmen kemanusiaan, tetapi juga tata kelola Sumber Daya Manusia (SDM) yang terstruktur dan berkelanjutan. Menjawab kebutuhan tersebut, Tim Pengabdian Program Studi Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) merancang program pendampingan intensif bagi pengurus Yayasan Barkasmal Nusantara di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Penguatan Manajemen Sumber Daya Manusia melalui Pelatihan Penyusunan Struktur Organisasi dan Analisis Jabatan di Yayasan Barkasmal Yogyakarta” ini diselenggarakan dalam dua tahap, yakni pada 6 dan 13 Juli 2026.
Berlokasi di sekretariat yayasan yang beralamat di Jl. Turonggosari II No. 23B, Kentungan, Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus yayasan yang berjumlah 13 orang. Adapun tim pengabdian UMBY dipimpin oleh Davita Variani, M.Psi., Psikolog bersama Nia Kusuma Wardhani, M.Psi., Psikolog, serta dibantu oleh tiga mahasiswa Program Studi Psikologi UMBY.
Yayasan Barkasmal Nusantara merupakan lembaga sosial yang bergerak di bidang pendidikan serta pengelolaan barang bekas. Dalam dinamika operasionalnya sehari-hari, yayasan menghadapi kendala terkait pembagian tugas yang belum terdokumentasi secara sistematis.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakjelasan peran dan tumpang tindih (overlapping) tanggung jawab. Sebagai contoh, seorang pengurus kerap kali harus menjalankan tugas administrasi sekaligus turun tangan mengoordinasikan kegiatan lapangan. Di saat yang sama, terdapat fungsi-fungsi organisasi lain yang justru belum memiliki penanggung jawab tetap.

Analisis jabatan menjadi instrumen krusial untuk mengurai persoalan ini. Dokumen tersebut memberikan kepastian mengenai tugas, tanggung jawab, wewenang, hubungan kerja, hingga standar kompetensi yang dibutuhkan pada setiap posisi, sehingga operasional organisasi dapat berjalan lebih efektif.
Pada sesi pertama Senin, 06 Juli 2026, kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Nia Kusuma Wardhani mengenai pentingnya job description dan job specification. Pengurus yayasan dibimbing mengidentifikasi tugas utama, wewenang, dan kompetensi menggunakan pendekatan What, How, Why, dan Skill Involved melalui formulir analisis jabatan yang telah disiapkan.
Selanjutnya, pada pertemuan kedua Senin, 13 Juli 2026, agenda difokuskan pada finalisasi struktur organisasi Yayasan Barkasmal Nusantara dan pembahasan draf dokumen analisis jabatan. Melalui skema Focus Group Discussion (FGD) yang dipandu oleh tim pengabdian, setiap posisi ditelaah secara bersama-sama agar perumusan tugas dan wewenang sesuai dengan kebutuhan nyata organisasi. Seluruh rangkaian pelatihan ini ditutup dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman pengurus.
Ketua Yayasan Barkasmal, Dori Saputra, S.H.I., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan pendampingan yang diberikan oleh tim akademisi UMBY.
"Selama ini kami menjalankan kegiatan yayasan berdasarkan kebutuhan di lapangan, jadi banyak tugas yang sebenarnya sudah dikerjakan tetapi belum pernah disusun secara tertulis. Melalui pendampingan ini kami jadi punya kesempatan untuk duduk bersama, membahas peran masing-masing, dan menyusun pembagian tugas dengan lebih jelas. Kami berharap dokumen yang sudah disusun ini benar-benar bisa menjadi pedoman agar koordinasi antar pengurus semakin baik dan program-program yayasan dapat berjalan lebih terarah," ungkap Dori Saputra.
Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian UMBY, Davita Variani, M.Psi., Psikolog, menegaskan bahwa penataan SDM merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan misi sosial.
"Banyak organisasi sosial berkembang dari semangat para pengurusnya. Namun, ketika organisasi semakin berkembang, pembagian tugas juga perlu disusun dengan lebih jelas agar setiap orang memahami perannya. Melalui pendampingan ini kami tidak hanya berbagi materi, tetapi juga mendampingi peserta menyusun analisis jabatan yang benar-benar sesuai dengan kondisi di Yayasan Barkasmal. Harapannya, hasil yang sudah disusun bisa langsung digunakan sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas organisasi sehari-hari," terang Davita.
Sebagai konkrit dari program ini, Yayasan Barkasmal kini resmi memiliki dokumen struktur organisasi dan draf analisis jabatan untuk setiap posisi yang mencakup uraian tugas, wewenang, hubungan kerja, hingga standar kompetensi. Dokumen ini akan menjadi acuan penting dalam Pembagian kerja dan penempatan SDM yang tepat, Pengembangan kompetensi pengurus. Evaluasi kinerja organisasi secara berkala. serta Menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan terarah.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan wujud nyata implementasi Tridharma Perguruan Tinggi Universitas Mercu Buana Yogyakarta, khususnya dalam mengaplikasikan keilmuan Psikologi Industri dan Organisasi (PIO) untuk penguatan kapasitas lembaga masyarakat. Sinergi ini diharapkan tidak sekadar menghasilkan dokumen administrasi, tetapi menjadi awal transformasi Yayasan Barkasmal menuju tata kelola organisasi yang lebih profesional dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat.