Tingkatkan Nilai Ekonomi Serai Wangi, Tim PPK Ormawa HIMATA UMBY Latih Buat Lilin Aromaterapi
27 Aug 2024
266
by Fitriana Fitriana

Tim PPK Ormawa HIMATA UMBY kembali melakukan kegiatan di Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul. Bentuk implementasi hibah PPK Ormawa tahun 2024 dari Kemendikbudristek, kali ini tim HIMATA menggelar pelatihan pembuatan lilin aromaterapi. Pada Kamis, 15 Agustus 2024 bertempat di Padukuhan Tilaman, Wukirsari, Bantul, Imogiri pelatihan telah diikuti oleh anggota KWT Tilaman Asri dan KWT  Giri Asri dengan jumlah peserta sebanyak 36 orang.

Farida Subowo, tim PPK Ormawa HIMATA menerangkan pelatihan pembuatan  lilin aromaterapi ini menggunakan bahan dasar minyak atsiri dari serai wangi. Minyak serai wangi memiliki senyawa yang menyegarkan, membuat nyaman dan relaksasi, selain juga bisa digunakan sebagai pengusir serangga.

Lanjut Farida, pelatihan ini tentunya memiliki tujuan yakni untuk meningkatkan nilai ekonomi dari serai wangi sehingga mempunyai daya jual yang lebih tinggi.

“Kami membantu memberdayakan KWT salah satunya melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi, agar nantinya lilin ini dapat diproduksi dan dijualbelikan sehingga akan meningkatkan pendapatan kelompok,” jelas Farida.

Abdul Hakim, selaku Ketua Tim PPK Ormawa HIMATA UMBY menjelaskan bahan pembuatan lilin aromaterapi dengan menggunakan lilin batang. Bahan yang dibutuhkan diantaranya meliputi minyak atsiri, lilin putih, pewarna lilin, dan sumbu lilin. Proses pembuatan lilin aromaterapi diawali dengan mencairkan batang lilin pada api panas, kemudian ditambahkan minyak atsiri dan pewarna lilin sebelum dituangkan pada wadah atau cetakan yang telah diberi sumbu.

Selain menggunakan lilin batang, tim PPK Ormawa HIMATA UMBY juga mengajarkan pembuatan lilin aromaterapi dengan menggunakan bahan dasar minyak jelantah, yang disampaikan oleh Dodi Hendra Amantara selaku penanggungjawab pelatihan. Dodi menjelaskan bahan yang dibutuhkan adalah minyak jelantah, pengeras minyak, minyak atsiri, pewarna lilin dan sumbu lilin. Sedangkan cara pembuatannya meliputi tahap penjernihan minyak jelantah dengan menggunakan arang aktif. Setelah jernih maka minyak jelantah dipadatkan dengan menggunakan paraffin, kemudian dimasak sampai mencair. Cairan tersebut dicampur dengan minyak atsiri dan pewarna lilin, baru kemudian dicetak dengan terlebih dahulu diberi sumbu lilin.

Dosen pendamping lapangan, Ika Wulandari, SE., MM., CAP., CTT., sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan memberikan kemanfaatan ekonomi bagi warga sekitar. Harapannya lilin aromaterapi menjadi salah satu produk unggulan di Desa Wukirsari.

“Semoga pemberdayaan yang dilakukan tim PPK Ormawa HIMATA membuahkan hasil manis. Program-programnya dapat dilanjutkan, bertahan, bahkan berkembang bagi Desa Wukirsari,” harap Ika.

Salah satu peserta pelatihan, Nur Wahyuningsih mengatakan sangat senang dengan adanya pelatihan ini dan mengucapkan terimakasih kepada Tim PPK Ormawa HIMATA UMBY karena telah berbagi ilmu dan keterampilan kepada ibu-ibu anggota KWT.