Dalam rangka memperingati Dies Natalis yang ke 38, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Multimedia (Fikomm) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) mengadakan kegiatan pelatihan dengan mengusung tema “Fostering Collaborative Innovation to Accelerate International Academic Achievement through KERIS Spirit” dengan dihadiri oleh beberapa dosen dari berbagai Universitas.
Scopus Camp ini berlangsung selama 2 hari, yaitu tanggal 21 dan 22 Agustus 2024 dimulai pukul 08.00 - 15.00. Kegiatan berfokus pada teknik penulisan manuskrip untuk publikasi Jurnal Terindeks Scopus dan SSCI Q1/Q2 Tak Berbayar. Pelatihan ini juga menghadirkan ahli di bidang penulisan akademik yaitu Prof. Handoyo Puji Widodo yang merupakan Mentor dan Mitra Bestari Jurnal Terindeks Scopus-SSCI dari King Abdul Aziz University. Ia juga sekaligus mengisi kegiatan International Visiting Lecture dengan tema “Strategi Menembus Publikasi Ilmiah Bereputasi Internasional”. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, dengan diikuti kurang lebih 100 peserta.
Kegiatan hari pertama dimulai dengan sesi pembukaan oleh Dekan Fikomm UMBY yaitu Dr. Didik Haryadi Santoso, S.Kom.I., M.A, yang memberikan sambutan serta motivasi peserta untuk berkomitmen dalam proses publikasi ilmiah.
“Dengan adanya pelatihan ini dapat menjadi penunjang dosen-dosen yang sedang melanjutkan studi S3 agar berjalan dengan lancer. Selain itu tujuan dari kegiatan pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan dosen dalam publikasi ilmiah di tingkat Internasional,” kata Dr. Didik.
Ketua panitia, Rila Setyaningsih. S.Kom.I., M.S.I menyampaikan bahwa kegiatan ini di ikuti oleh dosen-dosen UMBY dan beberapa peserta dari kampus lain. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan skill peserta dalam penulisan artikel jurnal ilmiah bereputasi internasional dengan mudah dan murah.
Kegiatan dihari pertama Prof. Handoyo memberikan penjelasan materi lalu dilanjutkan dengan pelatihan dengan membagi peserta menjadi beberapa kelompok sesuai dengan fakultasnya masing-masing. Para peserta diminta untuk menuliskan 1 manuskrip untuk ditinjau apakah sudah sesuai dengan standar penulisan internasional atau belum.
Pada hari kedua, peserta diminta untuk mengirim file manuskrip yang belum terpublish dan direview bersama-sama dengan pemberian arahan dan pelatihan sesuai dengan materi yang akan disampaikan, yaitu mengenai teknik menulis perbagian-bagiannya. Prof. Handoyo membahas tentang petunjuk singkat penulisan manuskrip berkualitas dimana dalam penulisan manuskrip harus memperhatikan beberapa hal terutama Global or National Issue Debate/Controversy/Discussion, Research Community of Practice, International Readership, Research Gaps, Research Contributions (Novelty Originality), dan Research Implications.
Selama dua hari, pelaksanaan kegiatan Scopus Camp ini, peserta mengikuti berbagai sesi meliputi teknik pelatihan bagian judul, abstrak, kata kunci, pendahuluan, kajian pustaka, metodologi, analisis dan diskusi, juga kesimpulan. Output dari kegiatan ini adalah untuk publikasi jurnal Terindeks Scopus dan SSCI Q1/Q2 yang tidak berbayar.
“Menulis itu mudah, yang sulit hanya mindset. Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan dosen dalam publikasi artikel ilmiah baik di tingkat nasional ataupun internasional,” kata Prof. Handoyo.