Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (HIMABIKO) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) terus menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat. Melalui Divisi Sosial dan Politik, mereka menggelar program Fun Literacy Activities (FLA) di Panti Asuhan Mustika Tama, Kasihan, Bantul, pada Sabtu (20/6/2026). Mengusung tema "Art of Happiness: Mewarnai Cerita, Mengukir Bahagia", kegiatan ini dirancang khusus untuk menghadirkan pengalaman belajar alternatif yang interaktif bagi anak-anak panti asuhan.
Ketua Pelaksana Kegiatan Marisa Ardiwardani menjelaskan bahwa acara ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial mahasiswa yang dikemas secara kreatif.
“Kami tidak sekadar datang berkunjung, tetapi ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar sambil bermain dalam suasana yang hangat dan penuh keceriaan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan sesi ice breaking untuk mencairkan suasana dan membangun kedekatan emosional antara panitia dan peserta. Setelah itu, anak-anak diajak mengekspresikan imajinasi mereka melalui sesi mewarnai.

Untuk melatih keberanian, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan berinteraksi sosial, panitia juga menghadirkan ragam permainan edukatif dan teka-teki interaktif. Sepanjang acara, antusiasme anak-anak tampak meluap. Mereka berlomba-lomba menjawab pertanyaan dan menyelesaikan tantangan untuk mendapatkan doorprize dari panitia.
Keceriaan tersebut tergambar jelas dari pengakuan salah satu anak panti asuhan, Muhammad Umar. Ia mengaku sangat menikmati setiap sesi yang disiapkan oleh para mahasiswa.
“Aku senang ikut kegiatan ini karena bisa mewarnai, bermain, dan dapat hadiah. Kakak-kakaknya juga baik dan seru,” ungkapnya dengan antusias.
Bagi mahasiswa Bimbingan dan Konseling UMBY, kegiatan sosial semacam ini bukan sekadar ajang berbagi, melainkan juga laboratorium praktik di dunia nyata.
Dosen pendamping Nur Solehah Dian Saputri S.Pd., M.Pd. mengapresiasi inisiatif HIMABIKO yang konsisten menyelenggarakan program FLA di berbagai lokasi berbeda.
“Kegiatan turun langsung ke masyarakat seperti ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa BK UMBY. Di sini, mereka tidak hanya mempraktikkan teori, tetapi juga mengembangkan keterampilan komunikasi, mengasah empati, serta membangun interaksi sosial secara langsung di tengah masyarakat,” pungkasnya.
