Gandeng UPSI Malaysia, Pendidikan Matematika UMBY Kenalkan Konsep Pembelajaran Mutakhir 'STREEAM'
10 Jun 2026
336
by Fitriana Fitriana

Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) terus memperluas jejaring internasional guna meningkatkan mutu pendidikan dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kegiatan benchmarking sekaligus implementasi kerja sama (agreement) dengan Faculty of Science and Mathematics (FMS) Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia, pada Jumat (05/06/2026).

 

Kegiatan penting ini diawali dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Dekan FMS UPSI Prof. Dr. Mohd Faizal Nizam Lee bin Abdullah, S.I.S. dan Dekan FKIP UMBY Dr. Nuryadi, S.Pd.Si., M.Pd., sebagai payung hukum kolaborasi kelembagaan. Momentum tersebut kemudian diperkuat secara operasional melalui penandatanganan Implementation Arrangement (IA) antara Prodi Pendidikan Matematika UMBY dengan pakar pendidikan Malaysia, Assoc. Prof. Dr. Mazlini binti Adnan. Usai prosesi legal formal, Assoc. Prof. Dr. Mazlini langsung mengimplementasikan IA tersebut dengan memberikan guest lecture (kuliah tamu) bertajuk "Integrasi Pendekatan STEM dalam Kurikulum Pendidikan".

 

Acara yang berlangsung dinamis ini digelar secara hybrid. Sebanyak 12 perwakilan dosen dari Indonesia hadir langsung secara offline di Ruang Aras 2 Blok 1, FMS UPSI, Malaysia. Sementara itu, beberapa dosen lainnya bersama sekitar 50 mahasiswa dari berbagai kampus bergabung secara aktif melalui platform Zoom Meeting.

 

Menariknya, agenda internasional ini tidak hanya melibatkan UMBY, melainkan menjadi wadah kolaborasi bersinergi antar kampus swasta di Indonesia. Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi kerja sama antara UMBY, STKIP PGRI Lumajang, dan STKIP PGRI Bangkalan.

 

Delegasi offline Indonesia yang hadir terdiri dari 3 dosen UMBY, yaitu Nafida Hetty Marhaeni, M.Pd. (Ketua Prodi Pendidikan Matematika UMBY), Valentina Dyah Arum, M.Hum. (Sekretaris Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMBY), dan Putri Taqwa Prasetyaningrum, M.T. (Kepala Bagian Penelitian UMBY). Perwakilan dari STKIP PGRI Lumajang dihadiri oleh Dr. Lukman Jakfar Shodiq, M.Pd. selaku Wakil Ketua I, serta delegasi dari STKIP PGRI Bangkalan yang mengirimkan 8 orang dosen terbaiknya.

 

Selain mengikuti kuliah tamu, ke-12 dosen asal Indonesia tersebut juga terlibat aktif dalam  Focus Group Discussion (FGD) eksklusif mengenai pengembangan STEM yang dipimpin langsung oleh Assoc. Prof. Dr. Mazlini. Dalam sesi diskusi intensif tersebut, Prof. Mazlini melemparkan gagasan mutakhir bahwa pendekatan STEM saat ini dapat dikembangkan lebih komprehensif menjadi STREEAM.

 

Konsep STREEAM ini mengintegrasikan tujuh pilar penting dalam pembelajaran modern, yaitu Science(Sains), Technology (Teknologi), Robotic/Reading (Robotika/Literasi Membaca), Engineering (Teknik), Entrepreneur (Kewirausahaan), Art (Seni), dan Mathematics (Matematika). Melalui perluasan konsep ini, matematika dan sains tidak lagi diajarkan secara kaku, melainkan dikombinasikan dengan unsur kreativitas seni, penguasaan teknologi mutakhir seperti robotika, hingga penanaman jiwa kewirausahaan sejak dini.

 

“Di Indonesia sendiri, pendekatan STEM memang sudah mulai masuk ke dalam wacana perubahan kurikulum nasional. Namun, kehadiran STREEAM menawarkan peta jalan baru yang jauh lebih berkembang dan relevan dengan tantangan zaman,” kata Nafida.

 

Jalannya rangkaian kegiatan dari kuliah tamu hingga FGD berlangsung sangat interaktif dan menarik. Nafida juga menyampaikan kesan mendalam atas sambutan hangat dan esensi ilmu yang didapatkan dari kunjungan ini.

 

"Kami sangat bersyukur atas keterbukaan FMS UPSI. Diskusi mengenai transformasi STEM menjadi STREEAM ini membuka cakrawala baru bagi kami, terutama dalam menyusun bahan ajar matematika yang lebih kontekstual, kreatif, dan memiliki nilai kewirausahaan bagi mahasiswa," imbuhnya.

 

Kesan positif juga datang dari perwakilan mahasiswa yang mengikuti acara secara virtual. Mereka menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan calon pendidik di era digital.

"Meskipun hadir via Zoom, esensi materinya sangat padat dan menarik. Kami jadi paham bahwa matematika itu bisa dikembangkan sangat luas. Konsep STREEAM yang dijelaskan membuat kami sadar bahwa guru masa depan harus bisa menghubungkan matematika dengan teknologi, seni, bahkan dunia entrepreneur," ungkap salah satu mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika dari luar negeri yang merupakan peserta online, Ibragimov Qozikhoja Azamatkhojaevich.

Pendidikan Matematika UMBY bergerak cepat untuk memastikan bahwa konsep megah STREEAM ini tidak berhenti sebagai wacana teoritis. Selain menginisiasi proyek riset bersama antarkampus, UMBY bersiap mengadopsi konsep STREEAM pada semester depan melalui program kuliah tamu (guest lecture) yang dijadwalkan berjalan rutin setiap semester dengan tiga kali pertemuan terjadwal.