Dosen Peternakan UMBY Jadi Narasumber Kuliah Internasional di Aklan State University Filipina
13 Feb 2026
282
by Farida Dian Farida Dian

Dosen Program Studi Peternakan Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), Noor Rizky Irmasari Hasibuan, S.Pt., M.Sc., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan kuliah internasional dan berbagi pengetahuan bertajuk “Overview of Native Chicken Production and Management in Indonesia and the Philippines” yang diselenggarakan oleh Aklan State University (ASU), Filipina, melalui College of Agriculture, Forestry, and Environmental Sciences (CAFES). Kuliah internasional dilaksanakan pada 15 Januari 2025 bertempat di CAFES Function Hall, Aklan State University dalam rangka memperkuat internasionalisasi, pembelajaran berbasis riset, serta layanan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Joint Community dengan menghadirkan akademisi dari Indonesia dan Filipina sebagai narasumber, serta diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan peternak ayam lokal di wilayah Aklan. Forum ini menjadi wadah kolaborasi internasional untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman terkait pengembangan peternakan unggas lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Noor Rizky Irmasari Hasibuan, S.Pt., M.Sc., membedah potensi ayam kampung Indonesia di hadapan akademisi dan peternak Filipina di Aklan State. Ia membahas secara komprehensif potensi ayam lokal Indonesia, sistem produksi yang diterapkan, manajemen pemeliharaan, serta peluang pengembangan ayam kampung sebagai komoditas unggas berkelanjutan.

Irmasari menjelaskan bahwa ayam lokal di Indonesia memiliki nilai strategis baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun budaya. “Pengembangan ayam lokal tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan penting bagi peternak skala kecil di pedesaan,” ungkapnya dalam pemaparan materi.

Sementara itu, perspektif dari Filipina disampaikan oleh Mr. J’Boy Maravilla, MSA, RAgri, yang memaparkan materi “Overview of Native Chicken Production and Management in the Philippines.” Dalam presentasinya, Mr. Jboy menyampaikan “Ayam lokal Filipina memiliki berbagai potensi yang bisa dikembangkan dengan sistem pemeliharaan mudah diterapkan”.

Melalui sesi diskusi interaktif, peserta memperoleh gambaran perbandingan sistem produksi ayam lokal di Indonesia dan Filipina, sekaligus memperkaya wawasan mengenai praktik terbaik (best practices) yang dapat diadaptasi sesuai dengan kondisi lokal masing-masing negara.

Kegiatan Joint Community Program ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama akademik antara Universitas Mercu Buana Yogyakarta dan Aklan State University, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat di bidang peternakan unggas lokal.