UMBY Perkuat Riset Internasional Bioekonomi Kambing PE Bersama UPSI dan Walailak University
10 Feb 2026
170
by Farida Dian Farida Dian

Program Studi Peternakan, Fakultas Agroindustri, Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) terus memperkuat perannya dalam kegiatan akademik internasional. Salah satunya adalah Program Kerja Sama Internasional dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini dilakukan dengan University Pendidikan Sultan Idris Malaysia dan Walailak University Thailand.

Melalui program ini, Prodi Peternakan UMBY dan mitra akan melakukan kerja sama penelitian bioekonomi dan seleksi induk kambing Peranakan Etawa (PE) di Kabupaten Kulonprogo sebagai salah satu daerah sentra pengembangan kambing PE di DIY. Pelaksanaan kegiatan mulai dari bulan April-November 2026.

Tim peneliti dari Prodi Peternakan UMBY adalah Ir. Ajat Sudrajat, S.Pt., M.Pt., IPP. sebagai ketua, bersama Mahendra Wahyu Eka Pradana, S.Pt., M.Sc., dan Ir. Reo Sambodo, SP.MMA. dari UMBY. Sedangkan anggota peneliti dari mitra adalah Dr. Fazhana Ismail (University Pendidikan Sultan Idris Malaysia) dan R.F.Christi (Walailak University Thailand).

Kambing PE adalah hasil persilangan kambing lokal Indonesia (Kacang/ Jawa Randu) dengan kambing Etawah dari India, yang dikenal sebagai kambing dwiguna (penghasil susu dan daging) dengan ciri khas postur besar, dahi cembung (roman nosed), telinga panjang menggantung, dan bulu gimbal di kaki belakang. Kambing PE sangat populer di Indonesia karena adaptif, produktif (sering melahirkan kembar), dan memiliki nilai ekonomis tinggi, terutama kambing PE Kaligesing.

Namun saat ini kualitas induk kambing PE di peternakan rakyat cenderung memiliki ukuran tubuh yang kecil dan salah satu indikasinya karena terjadi inbreeding atau terjadi perkawinan sedarah serta kurang nutrisi dari pakan, sehingga perlu dilakukan penelitian seleksi induk kambing PE untuk mengetahui gambaran kualitas dan ketersediaan induk kambing PE.

Ir. Ajat Sudrajat, S.Pt., M.Pt., IPP. menyatakan kolaborasi riset ini bertujuan untuk memetakan daerah sentra kambing PE di D.I.Yogyakarta dan mengetahui bagaimana kualitas induk kambing PE saat ini di peternakan rakyat apakah sudah sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) atau belum.

“Data hasil penelitian akan kami jadikan dasar untuk penelitian selanjutnya serta dari hasil penelitian ini nantinya bisa dijadikan dasar untuk mengambil kebijakan atau perbaikan manajemen produksi dan reproduksi kambing PE bagi pemangku kepentingan/kebijakan di DIY,” ungkapnya.

Sementara itu, Dr. Fazhana Ismail menyampaikan rasa syukurnya karena Prodi Peternakan UMBY secara konsisten merealisasikan kerja sama internasional ini. “Ini sudah tahun ke 4 kami bekerja sama baik dalam research maupun joint community service. Tahun 2025 Dosen Peternakan UMBY melaksanakan visiting lecture di UPSI Malaysia. Semoga kolaborasi tahun 2026 ini diberikan kelancaran dan kesuksesan serta bermanfaat bagi kedua negara,” ujarnya.

Senada, R.F.Christi dari Walailak University Thailand menyambut baik kolaborasi ini karena ini kerja sama riset pertama ditahun 2026. “Kolaborasi riset pengembangan kambing perah sesuai dengan bidang saya, apalagi ini merupakan salah satu ternak lokal Indonesia dan saya tertarik untuk mempelajarinya. Semoga hasil riset ini bermanfaat untuk pengembangan ternak tropis di Asia tenggara dan mendukung ketahanan pangan,” pungkasnya.