Tim pengabdian kepada masyarakat (PkM) Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (FE UMBY) kembali mengadakan pelatihan dan pendampingan di tempat wisata Kampung Sawah Durimanis, Imogiri, Bantul. Pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Dr. Dorothea Wahyu Ariani, SE., MT, dengan anggota Djaelani Susanto, S.Kom., MM. Pengabdian ini berkolaborasi dengan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia, Bandung yang diwakili oleh Aggi Panigoro Sarifiyono, S.E., M.M.
“Pengabdian kali ini bertujuan untuk mengoptimalkan saluran-saluran pemasaran yang sudah dimiliki oleh Kampung Sawah Durimanis, baik offline maupun online sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan kelompok dan masyarakat setempat,” ungkap Dorothea Wahyu.
Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan pada hari Minggu 7 Juli 2024 di rumah pengelola Kampung Sawah Durimanis yaitu Eko Budi Trapsilo, dihadiri oleh 12 orang terdiri dari pengelola Durimanis dan perwakilan stakeholder Durimanis yaitu kelompok wanita tani, kelompok jamu, dan kelompok mina.
Pelatihan terbagi menjadi 3 sesi, sesi pertama, adalah pelatihan dasar tentang pemasaran produk baik online maupun offline dengan tujuan untuk mengembangkan keterampilan yang sudah dimiliki oleh pengelola Kampung Sawah Durimanis. Materi ini disampaikan oleh Yetti Lutiyan Suprapto, M.Sc., (dosen FE UMBY).
Yetti menjelaskan pentingnya mengidentifikasi produk-produk ataupun layanan yang disediakan oleh Durimanis. Hal demikian bermanfaat agar dapat disesuaikan dengan sumber daya yang ada disana. Kemudian perlunya memetakan target pasar, dengan menyusun daftar target pasar serta rencana aktifitas pemasaran baik melalui media online maupun offline.
“Pengelola Durimanis harus mengidentifikasi produk atau layanan yang disediakan, kemudian memetakan dan menyusun daftar target pasar serta rencana aktifitas pemasaran melalui media online ataupun secara offline,” jelas Yetti.
Sesi kedua, Djaelani Susanto, S.Kom., MM., memberikan pelatihan teknis marketing online. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang konten dan cara membuat konten. Djaelani memaparkan cara membuat konten dengan aplikasi Canva, cara mengupdate website, dan trik seputar konten seperti waktu memposting kontennya.
Sesi ketiga, Aggi Panigoro Sarifiyono, S.E., M.M., dari UNIBI menerangkan tentang konten sosial media yang lebih spesifik yakni video yang saat ini banyak diminati oleh viewers. Aggi memberikan referensi video-video dari sosial media yang mempunyai banyak views. Video-video yang spesifik tentang alam dan kegiatan manusia direkam secara sederhana dan mudah oleh siapa saja, namun bisa menjadi sangat menarik viewers dengan sedikit touch up melalui aplikasi Canva.
“Pengelola Durimanis dapat membuat konten video sederhana keseharian dalam pelayanan dan nanti dibumbui dengan edit menggunakan Canva maka akan menghasilkan video yang apik sehingga dapat memicu meningkatnya views,” terang Aggi.
Koordinator pengelola Durimanis, Eko Budi Trapsilo menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada tim PkM FE UMBY karena melalui pelatihan dapat meningkatkan motivasi pengelola maupun stakeholder Durimanis dalam mengelola Durimanis.
“Kami berharap melalui pelatihan ini dapat meningkatkan engagement masyarakat terhadap Durimanis melalui media pemasaran yang kami kelola, sehingga kegiatan di Durimanis akan selalu rutin berlanjut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harap Eko Budi.