Tim P2MW THP UMBY Ikuti di KMI Expo Tingkat Nasional
07 Dec 2023
161
by Fitriana Fitriana

Tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Agroindustri Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) yang terdiri dari 5 mahasiswa, yaitu Satiti Nur Kesuma Aji (THP 2020), Meida Indika (THP 2020), Alief Nur Haliza (THP 2021),  Prabu Aria (THP 2021), dan Syabilla Dewi (THP 2022) lolos pendanaan juga berhasil lolos dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) EXPO 2023. Mereka dibawah bimbingan Dr. Yuli Perwita Sari, S.TP. KMI Expo 2023 merupakan puncak dari program P2MW yang diikuti oleh ratusan mahasiswa wirausaha, yang digelar di Universitas Pendidikan Ganesha pada 15 – 17 November 2023.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdikbudristek, Dr. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T., turut menyampaikan bahwa KMI EXPO merupakan bentuk komitmen Kemdikbudristek dalam mencetak wirausaha unggul.

“Setiap tahunnya dalam ajang KMI Expo kami menyambut mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kompetisi, menyajikan ide-ide bisnis, dan membangun hubungan dengan mentor, investor, serta profesional industri,” jelas Sri Suning.

KMI Expo tahun ini sendiri mengangkat tema “Entrepreneurs in Disruption Era: Adaptation, Innovation, and Collaboration”. Tahun 2023 terdapat 275 perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia yang mengikuti KMI Expo XIV, juga terdapat 350 stand dan 674 produk yang terdaftar dibagi menjadi 440 produk utama dan 234 produk pendukung. Dalam ajang kompetisi ini turut melombakan enam kategori produk bisnis yang ditampilkan antara lain bisnis digital, budidaya, makanan dan minuman, industri kreatif jasa dan perdagangan, manufaktur, dan teknologi terapan.

Setelah berjuang selama 3 hari melalui penjurian yang ketat, tim P2MW THP UMBY berhasil membawa pulang piala kejuaraan dalam kegiatan pendukung yakni Stand Up Comedy dengan tema kewirausahaan. Dalam perlombaan ini, anggota tim P2MW, Prabu Aria Awangningrat berhasil memperoleh juara harapan I. Di samping itu, pada ajang KMI EXPO 2023 juga mengikuti kompetisi untuk produk KARELIN dalam kategori makanan dan minuman.

Satiti selaku ketua tim P2MW menjelaskan bahwa produk KARELIN mempunyai keunggulan dibandingkan camilan kacang lainnya, yakni pada proses pengolahannya.

“Produk KARELIN ini diolah dengan cara dipanggang pada oven dan tidak digoreng seperti produk-produk olahan kacang sejenis. Kacang kami juga melalui tahap pengepresan sehingga kadar minyaknya berkurang hingga 30%,” papar Satiti.

Menurut pemaparan tersebut dapat disimpulkan bahwa KARELIN merupakan makanan camilan rendah lemak. Selain itu, tim KARELIN telah melakukan pengembangan dengan penambahan rempah-rempah tradisional. Penambahan rempah pada proses pengolahan bertujuan menambahkan manfaat yang dimiliki rempah-rempah sehingga menjadikan produk kacang menjadi kaya gizi dan manfaat.

“Melalui kegiatan P2MW hingga KMI ini memberikan pengalaman belajar wirausaha dan berkompetisi di beberapa kategori, yang sangat berharga bagi tim mahasiswa. Selain itu, semoga produk KARELIN ini dapat terus berlanjut meskipun KMI 2023 telah berakhir,” ujar Yuli, selaku dosen pembimbing.

KARELIN sendiri telah memiliki media sosial seperti instagram, whatsapp, facebook, tiktok, dan shopee dengan nama @karelin.id yang diharapkan mampu memperluas pasar dan mengenalkan ke masyarakat. Disisi lain, produk KARELIN telah mendapatkan legalitas usaha seperti Nomor Izin Berusaha (NIB), Sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan Sertifikat Kehalalan Produk.