Tingkatkan Mutu Akreditasi, UNMUH Babel lakukan External Benchmarking dengan UMBY

Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) melalui Direktorat Penjaminan Mutu serta Biro Akreditasi menerima kunjungan dari perwakilan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (UNMUH)  pada Kamis (9/9/2021).


Bertempat di Kampus 1 UMBY yang beralamat di Jl. Wates KM.10, kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka external benchmarking yang sedang giat dilakukan oleh Unmuh Babel dalam upaya peningkatan mutu serta akreditasi prodi-prodi yang dimiliki.


Diana Pramesti, M.Pd selaku Kepala Divisi SPME (Sistem Penjaminan Mutu Eksternal) UNMUH Babel mengatakan, pihaknya saat ini ingin belajar bagaimana penjaminan mutu yang dijalankan UMBY, mengingat saat ini UMBY sudah memiliki prodi-prodi dengan akreditasi unggul.


“Kami tidak berhenti belajar, masih banyak yang kami harus benahi, maka dengan adanya kegiatan ini kami harap penjaminan mutu serta akreditasi yang dimiliki UNMUH Babel dapat lebih baik lagi” ucapnya.


Hal serupa juga dikatakan oleh Winda Purnama Sari, M.pd selaku Kepala Divisi SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) UNMUH Babel, Ia mengatakan saat ini UNMUH Babel sedang mengejar ketertinggalannya, karena baru saja bertransformasi menjadi universitas.


“Kami telah bertransformasi dari sekolah tinggi menjadi universitas, maka dari itu sekarang kami harus mengejar ketertinggalan, kami punya 3 (tiga) program studi baru, dan kami kejar Oktober ini sudah harus mengajukan akreditasi” ucapnya.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Penjaminan Mutu UMBY, Ir. Wafit Dinarto, M.Si menjelaskan, penjaminan mutu yang Ia lakukan berjalan dibawah SK Yayasan, dan bukan SK Rektor. 


Ia juga menambahkan bahwa selain peningkatan mutu, pihaknya juga melakukan pengendalian mutu untuk memastikan terjaganya mutu tiap prodi di tiap periodenya. Untuk itu, pihaknya melakukan perubahan pada level pelaksanaan rapat tinjauan manajemen.


“Langkah yang kami ambil terkait dengan pengendalian mutu adalah rapat tinjauan manajemen ada di level prodi untuk tahun ini, karena dulu hanya ada di level universitas, harapan kami apabila rapat tinjauan manajemen dilakukan di level prodi, maka efektivitas dari pemantaun perbaikan oleh UPMF (Unit Penjaminan Mutu Prodi) bersama DPM akan lebih baik.”  tambahnya.


Selanjutnya, Akreditasi Unggul yang dimiliki prodi-prodi di UMBY, menurut Kepala Biro Akreditasi UMBY, Dr. Ir Wisnu Adi Yulianto, M.Si. juga diperoleh karena masing-masing prodi diwajibkan untuk memiliki kerjasama internasional dengan universitas-universitas manca negara.


“1 (satu) prodi diwajibkan punya kerjasama internasional, dan harus ada publikasi bersama, atau bentuk pengabdian lainnya, kami pernah melakukanya dengan universitas di Malaysia dan Filipina” ucapnya.


Ia juga menambahkan bahwa hal lainnya yang dilakukan prodi untuk mendapat Akreditasi Unggul adalah tracer study. Dalam diskusinya, Ia memberikan sedikit tips supaya prodi dapat melaksanakan tracer study dengan lebih mudah.


“Penting untuk prodi agar untuk menjalin kedekatan dengan lulusan, misalnya dengan mengadakan acara-acara tertentu bersama lulusan, hal itu supaya tracer study mudah dilakukan dan dapat memperoleh umpan balik yang diinginkan.” tambahnya.