Prodi Agroteknologi UMBY Terapkan Tugas Akhir dengan Magang

Sedayu (15/8), Prodi Agroteknologi UMBY akan memperbanyak paraktek lapangan maupun laboratorium, menerapkan komunikasi bisnis, wirausaha, memperdalam pembuatan dan sertifikasi benih, meningkatkan kerjasama dengan pemerintah serta memperbanyak penelitian, bahkan skripsi pun dapat diganti dengan magang di sebuah perusahaan. Muatan ini akan dituangkan dalam kurikulum sehingga  lulusannya gampang mencari pekerjaan, demikian dikemukakan Ir Wafit Dinarto MSi saat berlangsungnya lokakarya Kurikulum Program Studi Agroteknologi Fakultas Agroindustri Sabtu kemarin di ruang seminar gedung rektorat lantai II  Jl Wates km 10 Yogyakarta.

Lokakarya  dibuka oleh dekan Fakultas Agroindustri Dr Ir F Disiet Heru Swasono MP menghadirkan nara sumber Ir Indarto MMA dari Dinas Pertanian Bantul,  Ir Solikin Kartomiharjo Direktur PT Murakabi Bangun Wijaya cabang Yogyakarta dan Dr Ir Bambang Nugroho MP Ketua Program Studi Agroteknologi UMBY serta dihadiri mahasiswa dan alumni. Dalam makalahnya Indarto menegaskan bahwa, lulusan sarjana pertanian kurang menguasai iptek, maka kedepan diperlukan sebuah pengembangan kurikulum kearah pertanian terpadu ekonomis dan ekologis, katanya. Sedang Solikin menyoroti tentang pentingnya isu global warning dan pembelajaran pupuk ramah lingkungan untuk dimasukkan dalam kurikulum.

Sementara itu Dr Bambang Nugroho mengemukakan, makin surutnya minat anak muda memasuki dunia pertanian desebabkan oleh anggapan bahwa pertanian merupakan kehidupan yang kurang egaliter, miskin dan terbelakang, oleh sebab itu peran pemerintah dalam mendukung minat pertanian sangat diperlukan, image pertanian harus dirubah sejak usia anak TK. Prodi Agroteknologi UMBY sudah sejak lama mencanangkan Agriculture For A Better Life, Anak usia TK-SD diajari Agriceria praktek melihat langsung ke kebun dan lahan pertanian, SMP di diajari Agri Life seperti cara mencangkok tanaman, pola tanam dan sebagainya sementara untuk tingkat SMA – PT sudah diterapkan Agri teknologi.  Untuk mencapai sasaran bahwa lulusan UMBY adalah sarjana pertanian yang mampu menyumbangkan pemikiran holistik serta ahli dalam sistim produksi dan penanganan pasca panen serta profesional para mahasiswa dibekali pembelajaran dengan kurikulum yang sifatnya Aktif, Implementatif dan antisipatif, sehingga ilmunya selalu berkembang seiring perkembangan jaman.  (Gandoeng)