Dosen Prodi BK UMBY menjadi narasumber dalam webinar Odah Kalimantan Timur

Odah Kalimantan Timur sebagai wadah diskusi para lulusan pascasarjana dalam bidang pendidikan yang berasal dari Provinsi Kalimantan Timur, mengadakan seminar online dengan tema “Layanan Bimbingan dan Konseling di Masa Pandemi Covid-19”. Seminar ini bertujuan untuk membagikan strategi-strategi pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di sekolah selama masa pandemi Covid-19 dari kacamata para praktisi Bimbingan dan Konseling di Indonesia.


Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 18 – 19 Juli 2020, dengan mengundang para pembicara dari beberapa universitas dan juga guru Bimbingan dan Konseling, serta dihadiri 440 peserta yang telah mendaftar sebelumnya.


Pembina Odah Kalimantan Timur, Zainuddin, dalam sambutannya menyatakan “seminar tersebut merupakan buah pemikiran para praktisi pendidikan di Kalimantan Timur untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran disana,” tutur Zainuddin.


Dua dosen Prodi Bimbingan dan Konseling (BK) mendapat kesempatan untuk menjadi pembicara dalam forum tersebut, yakni Luky Kurniawan, S.Pd., M.Pd dan Dhanang Suwidagdho, S.Pd., M.Pd melalui media Zoom.


Tema yang disampaikan Luky Kurniawan yakni model inovasi program layanan BK di era Covid-19. Dijelaskan olehnya bahwa konselor sekolah sangat perlu untuk bersikap adaptif terhadap perubahan yang terjadi disekolah akibat pandemi, dengan merancang program BK yang tepat dan sesuai kebutuhan.


“Selain itu, layanan BK yang diberikan oleh para konselor atau guru BK juga harus berubah dari yang sifatnya konvensional menjadi berbasis online. Terakhir, Luky Kurniawan menampilkan model program yang tepat digunakan pada masa pandemi, dimana telah terlebih dahulu dikembangkan dengan mengacu pada referensi dan peraturan perundangan yang berlaku,” Tutur Luky pada Sabtu (18/07/2020)


Sehari sesudahnya yakni pada, Minggu (19/07/2020), Dhanang Suwidagdho menyampaikan gagasannya terkait layanan bimbingan dan konseling karir pada era pandemi Covid-19. Dhanang dalam pemaparannya menjelaskan telah terjadinya perubahan besar-besaran dalam dunia kerja akibat Covid-19.


“Peningkatan jumlah PHK yang terjadi di seluruh Indonesia dan dunia menjadi warna tersendiri dalam masa pandemi ini. Berkaca dari apa yang terjadi, guru BK perlu untuk menyiapkan para siswa memiliki keahlian dalam bidang enterpreneurship selain diluar bidang yang menjadi minatnya. Penting bagi siswa diajarkan keahlian tersebut sejak dini sebagai modal menghadapi masa depan yang terus berubah,” Tutur Dhanang Suwidagdho.

0 Komentar :

  • Belum Ada Komentar

Isi Komentar :