KKN-PPM XXXIX UMBY, Kelompok 100 Rintis Koperasi Pasar dan Pemasaran online

Salah Satu Kelompok yang diterjukan dalam KKN PPM XXXIX UMBY di Pasar Tradisional yakni Kelompok 100. Mereka diterjunkan di Pasar Sentul Yogyakarta. Program Kerja Kelompok 100 di Pasar Sentul Yakni Merintis Pendirian Koperasi Pedagang Pasar, Pemasaran Online melalui platform Sepasar.id dan Program Kerja Penerapan Protokol Kesehatan yakni Pemasangan alat Pemindai Suhu dan Pemasangan Hand Sanitizer di beberapa titik Pasar. Selasa, (03/08/2021)


Menurut ketua Kelompok 100, Agik Gigih Sulistio kegiatan pada minggu pertama dimulai Sabtu 24 Juli 2021 lalu, dengan pemaparan Program Kerja Pemasaran Online dan Perintisan Koperasi Pedagang Pasar Sentul Kepada Lurah Pasar, yakni Yurianti dan Perwakilan Paguyuban Pedagang Pasar Sentul Sartono.


Lurah Pasar yakni, Yuliarti menyampaikan terimakasih karena Pasar Sentul kembali menerima KKN PPM dari Universitas Mercu buana Yogyakarta (UMBY) dan Berharap Program Kerja Kelompok 100 Bisa Terlaksana Semua


“Terimakasih sekali karena Pasar Sentul kembali menerima Adik-adik KKN dari UMBY. Semoga programnya bisa terlaksana semua meskipun saat ini masih situasi PPKM,” tutur Yuliarti


Sementara itu di hari kedua minggu pertama kegiatan pelaksanaan program kerja Penerapan Protokol Kesehatan yakni Pemasangan Alat Pemindai Suhu otomatis atau Thermo meter di Pintu Masuk Utama.


Agik Gigih Menambahkan Selain Pemasangan Alat Pemindai Suhu setiap Sabtu dan Minggu anggota kelompok kami di jadwalkan menjaga sambil memberikan edukasi Penerapan Protokol Kesehatan, baik bagi pedagang maupun pengunjung Pasar Sentul.


“Kami membagi anggota kelompok untuk piket menjaga Alat Pemindai Suhu dan menyampaikan pesan Penerapan Protokol Kesehatan agar menjadi kebiasaan. Pada Minggu pertama, kelompok kami juga melakukan pendataan pedagang pasar baik identitas, jenis pekerjaan dan nomor kontak. Hal ini kami lakukan juga sebagai riset awal untuk Perintisan Koperasi Pedagang dan Penerapan Pemasaran Online Melalui Sepasar.Id,” pungkas Agik Gigih.