KKN PPM UMBY Gelar Workshop Optimalisasi KKN Tematik Pasar UMBY Melalui Pemanfaatan Aplikasi Sepasar

Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) bersama dengan tim KKN PPM UMBY menyelenggarakan Workshop Virtual dengan tema “Optimalisasi KKN Tematik Pasar UMBY Melalui Pemanfaatan Aplikasi Sepasar”. Workshop ini diselenggarakan secara online melalui platform Zoom Meeting. Sabtu (17/07/2021)


Workshop ini mengundang dua narasumber yaitu Awan Santosa, S.E., M.Sc selaku Ketua Pusat Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerjasama (P3MK) UMBY sekaligus Founder Aplikasi Sepasar dan Imam Suharjo, ST., M.Eng selaku Dosen UMBY sekaligus Co-Founder Aplikasi Sepasar, serta dimoderatori oleh Luky Kurniawan, S.Pd., M.Pd selaku Koordinator KKN PPM UMBY.


Pada pematerian pertama oleh Bapak Awan Santosa, S.E., M.Sc menjelaskan bahwa aplikasi Sepasar ini merupakan sarana edukasi untuk pedagang pasar dengan memberikan materi guna mengembangkan usaha-usaha pedagang pasar.


“Di aplikasi ini tersedia materi yang bisa dipelajari secara mandiri oleh pedagang dan meminta bantuan relawan secara langsung guna mengembangkan dan melancarkan usaha,” tutur Awan Santosa, S.E., M.Sc.


Awan Santosa juga menambahkan bahwa aplikasi Sepasar ini berbeda dengan aplikasi pembelajaran lainnya yaitu terletak pada fitur Support dari relawan Sepasar sehingga para pedagang terbantu dalam mengembangkan usahanya.


“Aplikasi Sepasar ini berbeda dengan aplikasi pembelajaran lainnya yaitu pada aplikasi ini pedagang dapat meminta bantuan dari relawan atau volunteer untuk menjadi asisten dalam pembelajaran ini,” tambah Awan Santosa.


Pada pematerian kedua oleh Bapak Imam Suharjo, ST., M.Eng menjelaskan bahwa cara kerja dari aplikasi Sepasar ini yaitu dengan interaksi langsung antara pedagang dengan relawan hingga nantinya relawan datang ke lokasi pasar untuk membantu langsung pedagang yang memerlukan bantuan. Selain pedagang mendapatkan ilmu dan bantuan dari relawan, para relawan juga akan mendapatkan pelatihan sebelum turun ke lapangan serta bimbingan dari pengajar.


“Relawan Sepasar tentu saja akan mendapatkan pelatihan melalui aplikasi Sepasar, bimbingan dari pengajar dan manajemen Sepasar, serta atribut identitas sebagai relawan, credit point, dan dilibatkan dalam project bisnis sosial yang dilaksanakan Sepasar,” tutur Imam Suharjo, ST., M.Eng.