Edukasi Pedagang Pasar, UMBY Rilis Aplikasi Sepasar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM pedagang pasar tradisional di masa pandemi covid-19, dosen Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) merilis “Sepasar”, sebuah aplikasi edukasi bagi pasar tradisional Indonesia. Rilis dilakukan oleh co-founder sekaligus CeO Sepasar Awan Santosa, S.E, M.Sc dan Imam Suharjo, S.T, M.Eng melalui tutorial secara langsung kepada 20 pedagang Pasar Sambilegi, Sleman pada hari Sabtu, 6 Maret 2021 bertempat di Posbindu Pasar Sambilegi dengan menerapkan protokol kesehatan.


Awan menyampaikan bahwa “Sepasar” adalah start-up hasil riset yang didanai Kemenristek/BRIN dan dimotori co-founder dosen, alumni, dan mahasiswa UMBY. Dalam aplikasi Sepasar, pengajar membagikan konten video pembelajaran sesuai bidang keilmuan dan kebutuhan pedagang pasar.


“Pedagang pasar akan belajar melalui konten video tersebut, dan dapat menggunakan fitur “minta bantuan” dan para relawan Sepasar (pemuda/mahasiswa) terdekat yang sesuai kompetensi akan datang langsung ke lapak pedagang di pasar” imbuhnya.


Harun Al Rasyid selaku ketua paguyuban pedagang Pasar Sambilegi menyambut baik aplikasi Sepasar karena merupakan salah satu kebutuhan pedagang terutama di masa pandemi, di mana pedagang mengalami kemorosatan pendapatan yang siginifikan.


“Para pedagang dapat belajar online dan dapat didampingi relawan Sepasar untuk mengoptimalkan pemasaran online melalui media sosial dan berbagai strategi kreatif lainnya”, ungkap Harun.