Di Tengah Pandemi, KKN UMBY Melaksanakan Penanaman Mangrove sebagai Kepedulian Lingkungan

Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang di laksanakan oleh Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) bekerja sama langsung dengan masyarakat dalam pelaksanaannya, Mahasiswa Univerista Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) melangsungkan program penanaman mangrove yang di adakan pada daerah kawasan eco wisata magrove Baros, Tirtohargo, Kretek Bantul Yogyakarta. Program ini di laksanakan guna menjaga ekosistem lingkungan dan juga bermanfaat bagi warga masyarakat. Rabu (17/02/2021)


Mahasiswa yang bekerjasama langsung dengan dusun dan warga setempat di mana tempat pelaksanaan KKN-PPM berlangsung, program penanaman mangrove sebagai agenda dalam program kerja Mahasiswa Universita Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) serta upaya pelestarian lingkungan. Desa Baros yang terletak di sisi pantai selatan memiliki daratan yang cukup luas untuk di tumbuhi hutan mangrove karena memiliki aliran sungai yang langsung menuju bibir pantai. Melaksanakan observasi lingkungan guna menambah ekosistem magrove pada tepi sungai desa Baros yang berdekatan langsung dengan laut pantai selatan.


Menurut penuturan Kholis sapaan akrab beliau selaku Ketua Pemuda kampung dusun Baros menyampaikan bahwa ada Lima jenis mangrove yang di tanam di sepanjang aliran sungai besa baros seperti Rhizphora, Soneratia, Rafisenia, Bruguiera, Nipa. Tak hanya sebagai penahan pasang surut air, Kholis juga menyampaikan bahwa “beberapa manfaat kandungan dari magrove tersebut sangat banyak dan juga sebagai penahan air pasang surut, serta juga ada Empat Puluh jenis hewan yang menetap di kawasan eco wisata mangrove baros dan ini menjadi timbal balik antara Manusia, Alam, dan Hewan,” Kata Kholis


Kawasan hutan Mangrove Baros selain menjadi tempat wisata juga sebagai lahan edukasi bagi Mahasiswa yang melaksanakan observasi lingkungan seperti hal nya yang di tuturkan langsung oleh Ketua Pemuda Baros. Kedepan nya penanaman mangrove akan terus di kembangkan dan lestarikan hingga di perbanyak guna memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.


“Wisatawan yang datang berkunjung di mangrove baros juga ada dari kawasan asean, dulu ada wisatawan jepang yang datang melakukan penanaman, yang dari lokal juga ada terus yang dari lembaga juga ada yang berkunjung ke sini sebagai bahan penelitian dan penanaman juga,” tutup Kholis.


Dengan adanya pemberdayaan program penanaman mangrove oleh KKN-PPM Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) semoga menjadi langkah yang baik bagi masyarakat serta lingkungan sekitar kedepannya.