Kelompok KKN 10 UMBY Selenggarakan Webinar “Menengok kembali makna disabilitas”

Kelompok 10 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) bekerjasama dengan Forum Keluarga Penyandang Disabilitas “Pinilih” Kecamatan Sedayu, Bantul, menyelenggarakan kegiatan webinar dengan tema “Menengok kembali makna disabilitas”, kamis (18/2/2021)


Bayu Setiaji Damawan selaku ketua kelompok KKN 10 bersama teman-teman yang tergabung, melakukan kegiatan seminar secara daring (webinar) sebagai salah satu dari sekian program yang mereka lakukan selama satu bulan melakukan kegiatan KKN di Pinilih, Sedayu. Kegiatan tersebut dilakukan dengan aplikasi zoom dan diikuti lebih dari 70 peserta dari berbagai kalangan, baik dari penyandang disabilitas, akademisi, relawan, LSM hingga pemangku kepentingan setempat.


Tiga  pemateri yang menyajikan materi pada kegiatan webinar tersebut, yaitu Arnoldus Jansen Angga Yanuar Ristanto dari NLR Indonesia, Waljiyo dari tokoh kominitas Pinilih Sedayu dan Nanda Yunika Wulandari,M.Psi., Psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY). Webinar yang berlangsung selama 4 jam tersebut mengulas secara mendalam mengenai seputar topik yang berhubungan dengan penyandang Disabilitas.


Arnoldus Jansen Angga Yanuar Ristanto dari NLR Indonesia, selaku pemateri pertama menjelaskan bagaimana cara berinteraksi dengan penyandang disabilitas. Pak Waljiyo sebagai perwakilan dari komunitas Pinilih yang juga merupakan salah satu penyandang disabilitas yang tergabung di Pinilih memberikan pemaparan materi seputar Forum Keluarga Penyandang Disabilitas “Pinilih” serta apa yang melatarbelakangi beliau untuk bergabung dalam forum tersebut.


Nanda Yunika Wulandari,M.Psi., Psikolog dari Fakultas Psikologi UMBY, pemateri ketiga sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari kelompok KKN 10 memaparkan materi mengenai makna disabilitas dan apa saja upaya yang dapat dilakukan dalam pemberdayaan disabilitas. “Upaya yang dapat kita lakukan dalam rangka melakukan pemberdayaan terhadap rekan-rekan penyandang disabilitas adalah membantu penyandang disabilitas untuk mendapatkan hak yg sesuai kapasitasnya, melakukan edukasi kepada masyarakat, melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak yang pada intinya adalah memberikan pemahaman pada lingkungan bahwa penyandang disabilitas dapat berdaya,” tutur Nanda. 


Ibu Maria Tri Suhartini, S.E selaku moderator sekaligus ketua dari forum keluarga penyandang disabilitas Pinilih menyambut baik dan memberikan dukungan penuh adanya kegiatan KKN PPM Online yang diadakan di Pinilih. Kegiatan KKN secara Online bukan menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk melakukan Pengabdian Masyarakat. Situasi Pandemi seperti yang masih terjadi di Indonesia bahkan dunia saat ini, bukan menjadi penghalang mahasiswa untuk berkarya.


“Mahasiswa tetap dapat berdaya dan memberikan manfaat bagi masyarakat dengan cara yang berbeda,” ungkap Nanda Yunika Wulandari selaku DPL kelompok KKN 10.