Penerjunan KKN PPM UMBY di Selenggarakan Secara Online

Kegiatan penerjunan KKN PPM Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) angkatan ke XXXVIII Semester Gasal tahun akademik 2020/2021 dilaksanakan secara online menggunakan media Zoom App dan disiarkan live streaming via chanel youtube KKN PPM UMBY. Kegiatan penerjunan KKN PPM UMBY ini diikuti oleh 550 peserta yang terdiri dari Mahasiswa peserta KKN PPM, Dosen Pembimbing Lapangan, dan Pimpinan UMBY. KKN PPM UMBY ini dilaksanakan dalam bentuk blended dengan prosentase 70% Online dan 30% Offline. Tentunya kegiatan yang tidak memungkinkan dilaksanakan secara online seperti pembagian masker, hand sanitizer, pembagian sembako, penempelan media-media tentang pencegahan penularan covid-19, dapat dilaksanakan secara offline dengan mempertimbangkan protokol kesehatan yang ketat.


Kegiatan KKN PPM semester ini difokuskan untuk membantu masyarakat dalam mengentaskan permasalahan-permasalahan multidimensial yang diakibatkan covid-19. Harapannya mahasiswa peserta KKN PPM dapat mendesain program-program KKN PPM yang berbasis permasalahan dan kebutuhnan masyarakat sehingga kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan dampak yang positif dan nyata bagi masyarakat, kata Luky Kurniawan Kabag Pengabdian UMBY Sekaligus Koordinator KKN PPM. 


Awan Santosa Ketua Pusat Penelitian Pengabdian dan Kerjasama (P3MK) UMBY menyampaikan KKN PPM dengan metode blended masa new normal di tengah pandemi covid-19 memerlukan inovasi dan kreasi yang terus menerus karena tentu pelaksanaan dan tantangannya akan berbeda dengan KKN PPM  pada situasi normal. Lokasi KKN PPM yang tersebar diseluruh tanah air, peserta KKN PPM dalam melaksanakan program-program harus berpegang pada panduan KKN PPM Edisi Covid-19 serta kebijakan pemerintah pusat maupun daerah. Mahasiswa peserta KKN PPM harus menjadi tauladan untuk mematuhi protokol kesehatan bagi masyarakat.


Dr. Alimatus Sahrah M.Si., M.M. Rektor UMBY dalam sambutan dan sekaligus membuka secara resmi kegiatan KKN PPM Edisi Covid-19 menyampaikan KKN PPM dengan metode blended ini menjadi pilihan terbaik untuk situasi seperti sekarang ini pada masa new normal di tengah pandemi covid 19. Kesehatan mahasiswa peserta KKN-PPM, Dosen Pembimbing Lapangan dan Masyarakat maupun mitra yang menjadi sasaran kegiatan KKN PPM menjadi prioritas utama. Lebih lanjut, Alimatus Sahrah menekankan tentang Pemanfaatan teknologi komunikasi dalam KKN-PPM dengan metode blended. Teknologi Komunikasi dapat menjadi solusi untuk men-delevery-kan program-program KKN PPM dengan menyesuaikan kondisi masyarakat dan infrastrutur yang ada. Selain itu, etika berkomunikasi secara daring dalam KKN PPM ini juga perlu diperhatikan karena rentan terjadi miss communication.