P3MK UMBY Gelar Webinar Metodologi Penelitian Payung

Pusat Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerjasama (P3MK) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menyelenggarakan Webinar “Metodologi Penelitian Payung”. Acara ini dilaksanakan secara online melalui platform Zoom pukul 09.00 – 11.00 WIB. Rabu (9/09/2020)


Webinar ini menghadirkan pembicara yaitu Elli Nur Hayati M.PH., Ph.D., Psikolog selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Moderator dalam webinar ini yaitu Sowanya Ardi Prahara, S.Psi., M.A. selaku dosen fakultas psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), dan Master of Ceremony (MC) dalam acara ini Kholis Trisnawati yang merupakan mahasiswa psikologi UMBY semester V. Webinar ini diikuti oleh 240 peserta baik dari kalangan dosen maupun peneliti.


Acara ini dibuka oleh Rektor Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Dr. Alimatus Sahrah, M.Si., MM dalam sambutannya menuturkan bahwa Dosen dapat melakukan penelitian sesuai dengan bidang ilmunya mungkin Ekonomi, TI, psikologi dan lain sebagainya, tetapi tidak menutup kemungkinan melakukan penelitian-penelitian yang multidisipliner.


“di kerjasama ini menjadi kami dorong agar supaya bahwa kolaborasi ini memperkuat riset-riset kami. UMBY dari sisi klaster penelitian saya kira sudah utama, artinya kita sudah tidak pemula lagi, sehingga akan lebih bagus untuk melakukan penelitian-penelitian kolaborasi,” tutur Alimatus Sahrah


Elli Nur Hayati M.PH., Ph.D., Psikolog menjelaskan tentang metodologi penelitian payung, dimana penelitian payung memiliki 3 model yaitu model pohon, model mix and match dan model repetitive. Kemudian manajemen penelitian payung yaitu inisiasi, planning, executing, monitoring dan controlling, evaluating, finishing and closing.


“Manfaat penelitian payung bagi dosen senior atau peneliti senior yaitu memberikan kesempatan belajar tentang managemen penelitian bagi juniors (mentoring), memungkinkan luaran penelitian lebih banyak dalam waktu singkat, memperbanyak partisipan penelitian dosen di lingkungan universitas. Kemudian manfaat bagi dosen junior atau peneliti junior yaitu memperoleh kesempatan belajar tentang management penelitian (dosen dan mahasisswa) dan mempercepat kelulusan mahasiswa tingkat akhir,” tutur Elli Nur Hayati M.PH., Ph.D., Psikolog.


Awan Santosa, S.E., M.Sc selaku Pusat Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerjasama (P3MK) UMBY menuturkan bahwa Payung ini menjembatani dosen agar lebih produktif  dengan cara bekerja sama dengan mahasiswa, dan dengan dosen lain di perguruan tinggi. Dari payung ini ada upaya sistematis untuk supaya terjadi akselerasi kinerja akademik dosen kearah guru besar.


“Payung penelitian ini adalah sebagai bridging menjembatani supaya ada kaitannya vertikal secara visi dan ada kaitannya secara background dari roadmap penelitian dosennya, jika sudah terarah, harapannya produktivitasnya lebih baik lagi dari sisi jumlah risetnya dari sisi luarannya, luaran itu bisa publikasi dia artikel jurnal khususnya di internasional dan kita dorong supaya berangsur-angsur ke bereputasi, lalu juga luaran yang berupa produk-produk yang spesifik, dan yang inovatif,” tutur Awan Santosa


Kepala Bagian Publikasi UMBY, Sowanya Ardi Prahara, S.Psi., M.A. menyampaikan bahwa harapannya dengan adanya webinar ini adalah supaya para dosen bisa memiliki publikasi yang banyak, dan juga bisa dipublikasikan artikelnya di jurnal dan prosiding yang bereputasi.


 “Yang perlu ditekankan dalam penelitian payung ini, harus sudah memiliki tema besar yang ingin kita teliti, dari tema tersebut bisa dibagi menjadi tema kecil, dan tema kecil tersebut nanti akan kita sharingkan untuk penelitian kolaborasi dengan peneliti lain atau mahasiswa bimbingan kita,” tutur Hara.