Angkat Agrowisata Lokal, Mahasiswa UMBY Lolos Proposal PHP2D DIKTI

Desa Argomulyo, Sedayu, Bantul lebih di kenal sebagai Desa Kemusuk, tepat lahirnya mantan presiden kedua Republik Indonesia yaitu Bapak Soeharto, selain sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama masyarakatnya juga berkembang pesat pariwisata sejarah di wilayah ini. Sebagai sebagai tempat kelahiran mantan presiden dengan ditandai Museum HM Soeharto di Kemusuk, juga banyaknya momumen-monumen yang menjadi saksi sejarah perjuangan Republik Indonesia, banyak wisatawan yang berkunjung ke daerah ini. Dibidang pendidikan daerah ini juga sangat maju, dengan ditandainya adanya tempat-tempat pendidikan   seperti adanya kampus Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) dan Sekolah Internasional Kesatuan Bangsa di samping sekolah-sekolah negeri dari TK sampai tingkat SLTA.


Menyikapi potensi dan peluang itu, Karang taruna Desa Argomulyo “Taruna Yodha” bergerak cepat dengan mendirikan agrowisata dengan nama Jogja Youth Farming. Sejak berdiri Jogja Youth Farming mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, terbukti banyaknya pengunjung yang menikmati agrowisata ini.  Tetapi  sejak pandemi covid-19 menyebabkan pendapatan yang kurang sustainable, mengalami penurunan tajam, dimana  Pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat diam di rumah saja menyebabkan destinasi wisata lumpuh.


Untuk mengatasi kendala ini, sejak memasuki era new normal, kelompok pemuda ini terus berupaya menghadirkan inovasi agar eksistensi sebagai desa wisata tetap terjaga yaitu melalui pembangunan taman bunga dan wisata agro serta  rencana kedepan bahkan akan membuat embung sebagai objek wisata Jogja Youth Farming.


Kelompok mahasiswa dari Fakultas Agroindustri (Fai)  UMBY tertarik dan ikut berkiprah dalam upaya kembali mengangkat Agrowisata Jogja Youth Farming melalui Program Holistik Pembinaan Dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Kemendibud.


Upaya yang dilakukan untuk pengembangan Agrowisata Jogja Youth Farming ialah melalui konsep agribisnis terintegrasi yang melibatkan Teknologi Hasil Pertanian, Peternakan dan Agroteknologi. Berupa pembibitan dan perbanyakan anggur impor , dan budidaya Aquaponik dengan memanfaatkan botol bekas. Kemudian inisisasi program yang terakhir adalah pelatihan pembuatan produk sambal dalam kemasan kepada masyarakat.


Ketua Karang Taruna “Taruna Yodha” Desa Argomulyo,  Tugiyanto memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para mahasiswa UMBY terhadap prestasi mereka. “Saya ikut merasa senang dan bangga melihat teman-teman mahasiswa masih bersemangat untuk mengabdi meskipun dihadapkan dengan pandemi. Mudah-mudahan program-program yang akan dilaksanakan bisa bermanfaat untuk masyarakat Argomulyo tentunya ” Tutur Tugiyanto.  


Azmi Muhammad Sulhan Selaku ketua tim mengucapkan rasa syukur bahwa proposal yang mereka ajukan kemudian dipercaya oleh Kemendibud DIKTI untuk menjadi penerima dana hibah.


“Suatu kebanggaan tersendiri tentunya bagi saya secara pribadi selaku ketua tim bersama kawan-kawan bisa menerima amanah dan kepercayaan ini. Besar harapan saya jika pelatihan, pendidikan dan pendampingan yang diberikan kami selaku mahasiswa UMBY melalui PHP2D, mampu menuntaskan upaya pengembangan Agrowisata Jogja Youth Farming. Pembangunan dan pengembangan Jogya Youth Farming diharapkan dapat memberi manfaat ganda bagi masyarakat setempat yaitu sebagai objek wisata baru yang mampu mendatangkan wisatawan serta juga bisa menjadi lahan percontohan bagi masyarakat sebagai salah satu upaya mewujudkan kemandirian pangan di desa Argomulyo,” pungkasnya.