PBI UMBY Selenggarakan Webinar Seri-2, bertajuk Edustories: Seasoning Your Class with Creative Teach

Setelah dibuka seri pertama diakhir bulan Juni 2020 lalu, Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) kembali mengadakan webinar seri kedua yang bertajuk Edustories: Seasoning Your Class with Creative Teaching.


Kali ini, Guru-guru SMP dan SMK yang berpengalaman untuk menceritakan pengalaman mereka dalam mengajar para anak didiknya dengan berbagai kreativitas dihadirkan sebagai pembicara.  Salah satu pembicara, Ibu Mely Sapa yang mengajar di SMP N 1 Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, mengemukakan bahwa beberapa kendala yang dihadapi oleh peserta didik di daerah selain minimnya fasilitas dan koneksi internet adalah rendahnya motivasi mahasiswa untuk belajar.


Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan pengajar yang kreatif, mudah beradaptasi, inovatif dan mudah diterapkan. Pembelajaran kreatif merupakan proses pembelajaran yang mengharuskan pendidik dapat memotivasi dan memunculkan kreatifitas peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung, dengan menggunakan beberapa metode, strategi sampa materi  yang variatif. Pembuatan materi yang kreatif dimulai dengan mempertimbangkan kompetensi dasar sampai ke lesson plan, topik, metode, dan sumber materinya.


Dalam webinar yang dimoderatori oleh Daniel Widhiatama, S.Pd., M.Hum juga disampaikan beberapa platform beserta contoh-contoh materi yang sudah diterapkan untuk mendukung pembuatan materi pengajaran yang kreatif seperti canva, bitmoji, mytalkingpet, dan lain-lain.Pada masa pamdemi ini, menurut Ibu Ika Agustin Warsitoningtyas salah satu pembicara lainnya yang juga guru di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto,  pendidik dituntut untuk selalu belajar dan memikirkan cara-cara baru dalam menghadapi persoalan yang mucul dalam proses belajar mengajar secara daring yaitu pendidik yang kreatif seperti dengan menggunakan  social media bsed-learning like FB, IG, edmondo, google classroom, cake, JB class serta pertemuan daring menggunakan webex meeting, zoom, skype, googlemeet, dan Ms.Teams.  Semua hal itu didukung dengan social media literacy yang dapat membuka paradigma para pendidik dalam mengajar. Webinar yang diikuti oleh 165 peserta ini mendapatkan respon yang sangat luar biasa dari para peserta yang sebagian besar adalah penggiat pendidikan yang berasal dari Sabang sampai Merauke.