Kelas Online Fikomm UMBY Seri ke-6: “Komunikasi Persuasi Pada Masa Pandemi Covid-19”

Yogyakarta- Upaya menghadapi pandemi covid-19 sudah banyak dilakukan, Konspirasi global banyak bermunculan. Yang menjadi pertanyaan, sampai kapan masyarakat menjalani struktur kehidupan dengan penuh ketidakpastian?


Kelas Online Fikomm UMBY Seri ke-6 membahas tema tentang Komunikasi Persuasi Pada Masa Pandemi Covid-19”yang menghadirkan pemateri yaitu Rosalia Prismarini, M.A. Kelas online ini diselenggarakan melalui aplikasi zoom dan streaming youtube Mercu TV Yogyakarta. Kamis (25/06/2020)


Menjawab situasi yang terjadi saat ini, dunia menyonsong kembali tatanan kehidupan yang baru sebagai solusi alternatif. Tatanan kehidupan normal yang baru atau new normal dapat diasumsikan sebagai bentuk transformasi pola perilaku kehidupan masyarakat untuk dapat tetap menjalani rutinitas harian secara normal, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, sampai ditemukannya vaksin yang dapat memutus siklus virus covid-19.


Berbagai himbauan hingga kebijakan persuasif mulai diberlakukan sebagai bentuk kontrol sosial di era New Normal ini. Rosalia Prismarini, M.A, selaku narasumber, dalam kelas Online Fikomm Berbagi Ilmu, menuturkan “Dalam Konteks persuasif, tatanan bahasa sangat berperan menjadi kontrol untuk mempengaruhi tingkah laku seseorang, serta berperan untuk mengintegrasikan interaksi dan pengalaman seseorang kedalam bagian struktur kehidupan yang baru”, tutur Rosa


Era new normal berisiko sangat tinggi terlebih lagi ketika banyak dari masyarakat secara sengaja melanggar rambu atau peringatan protokol kesehatan.Sehingga perlu upaya lebih yang menekankan pada pendekatan persuasif dan komunikatif untuk menertibkan masyarakat, tanpa harus menimbulkan ketegangan dan kerentanan sosial. “Dalam konteks persuasif, bukan hanya soal tatanan bahasa, namun juga memahami dan melakukan pendekatan dengan perilaku orang lain”, tutur Rosa


Teori konspirasi global yang berkembang,tekanan dari proses kehidupan di masa pandemi serta situasi tidak menentu saat ini,menjadikan munculnya rasa ketidakpercayaan dalam benak masyarakat, oleh karena itu perlu adanya pendekatan persuasif untuk menepis perdebatan di masyarakat terkait konspirasi yang belum dapat di buktikan kebenarannya secara ilmiah. Dalam kesempatan kelas online Fikomm berbagi Ilmu, Rosa menerangkan bahwasanya memang konteks pendekatan persuasif dalam pemaknaan pesan yang efektif akan sangat di pengaruhi oleh kognisi seseorang.