KKN Mandiri UMBY Berikan Pendampingan ODGJ di Ngestiharjo

Pendampingan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) adalah program KKN Mahasiswa UMBY 2020 yang bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada ODGJ dan keluarganya. Tujuannya adalah untuk memberikan pendampingan serta edukasi agar ODGJ dalam keluarga bisa hidup baik dengan anggota keluarga dan juga bisa memahami keadaan anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa.


KKN Mandiri kelompok 6 dengan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) ibu Nugraeni, SE, M.Sc, memilih lokasi untuk KKN di wilayah Dusun Janten, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan pendampingan yang dilakukan oleh tiga orang mahasiswa UMBY program studi Psikologi serta dibantu oleh kader di Dusun Janten.


Lingkup kegiatan pendampingan ini adalah sebatas pada keluarga dan juga ODGJ, pendampingan ini kami lakukan langsung ke keluarga dan juga ODGJ. Dimana ODGJ dan anggota keluarganya yang mengalami gangguan kejiwaan kami datangi ke rumahnya masing - masing, dengan adanya pendampingan dari anggota keluarganya serta pendampingan dari kami, maka proses pendampingan pada ODGJ lebih mudah dilaksanakan. Mereka kami berikan edukasi dan motivasi agar lebih percaya diri dan juga membantu menguatkan kelurga agar bisa selalu mendampingi serta merawat keluarganya yang ODGJ.


Sedangkan bagi keluarga yang hidup bersama dengan mereka, juga diberikan edukasi dan pemahaman lebih mengenai cara dan pentingnya mendampingi keluraga yang mengalami gangguan jiwa. Dalam kegiatan pendampingan tersebut kami menanyakan apa saja yang dilakukan oleh keluarga untuk merawat ODGJ tersebut dan juga tips yang mereka lakukan.


Untuk selanjutnya kegiatan pendampingan ODGJ, juga memiliki keinginan untuk bisa mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar tentang kesehatan jiwa, gangguannya, dan penanganannya, serta mensosialisasikan bagaimana seharusnya masyarakat bersikap terhadap orang yang mengalami gangguan kejiwaan, agar si penderita jika sudah mulai membaik tidak kambuh kembali, atau yang masih sakit menjadi semakin parah.


Pendampingan ODGJ merupakan sebuah program KKN Mandiri kelompok 6 UMBY 2020 dari yang menitikberatkan pada kegiatan untuk membantu masyarakat khususnya Dusun Janten yang mengalami gangguan jiwa dan pendampingan kepada keluarganya juga. Kegiatan ini dipilih karena dari hasil observasi sebelum KKN dilaksanakan, info yang didapatkan bahwa ada ODGJ di Dusun Janten, informasi ini kami dapatkan dari Kepala Dusun Janten. Tujuan dari kegiatan ini menitikberatkan pada adanya kesamaan diantara anggota keluarga agar saling memahami dan mengerti bagaimana keadaan anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa, selain itu juga pemberian motivasi dan edukasi menjadi penting dalam program ini.


Kegiatan yang kami lakukan ini  didasarkan pada sudah adanya kegiatan atau program pelayanan untuk ODGJ yaitu Program Pelayanan Kesehatan Jiwa atau yang dikenal dengan Gelimas Jiwo (Gerakan Masyarakat Peduli Gangguan Jiwa) adalah suatu organisasi self help group atau swa bantu yang terbentuk atas kesamaan keadaan diantara anggotanya, yaitu hidup dengan anggota keluarga yang mengidap gangguan kejiwaan, baik itu saudara, kakak, adik, anak, suami. Organisasi yang terbentuk dari program pengembangan Desa Siaga Sehat yang terdapat di Desa Ngestiharjo, Bantul berdiri pada tahun 2011 dengan pendamping atau fasilitator dari Puskesmas II Kasihan Bantul dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Program ini diselenggarakan untuk memperluas jangkauan pelayanan Puskesmas II Kasihan Bantul, pembentukan kader, dan sebagai upaya untuk mencegah serta mendeteksi gangguan jiwa sejak dini. Namun Gelimas Jiwo mengalami kendala salah satunya adalah minimnya sumber daya manusia yang membantu penderita maupun keluarga secara sukarela dalam mengatasi permasalahan ini. Fokus dan tujuan dari penulisan adalah untuk mengetahui bagaimana peran Gelimas Jiwo, siapa saja aktor yang terlibat, dan peran pemerintah dalam memberikan bantuan kepada penderita skizofrenia. Kegiatan ini didampingi dengan salah satu petugas yang bernama Mbak Essy Beliau juga adalah seorang kader di Dusun Janten


Di Dusun Janten, terdapat sekitar 11 ODGJ, ODGJ di Janten tidak hanya orang dewasa tetapi juga anak – anak. ODGJ pertama yang merupakan seorang remaja laki – laki bernama Diyan Setyawan yang lahir di Bantul, 29 Juli 2005 yang merupakan seorang pelajar, Diyan tinggal di Dusun Janten RT 3 Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Orang tua Diyan adalah Giyadi lahir Kulon Progo, 17 April 2020, alamat Dusun Janten RT 3 Ngestiharjo, Kasihan, Bantul dan pekerjaannya adalah wiraswasta. Dyan saat kami melaksanakan pendampingan bersama dengan ibunya. Penyebab terjadinya ganguan jiwa pada anak ini disebabkan karena bullying yang dialaminya di sekolah, akibat dari bullying tersebut anak ini menjadi seperti sekarang. Ketika dilaksanakan kegiatan pendampingan orang tuanya menyampaikan sudah menerima apa yang menimpa anaknya tersebut, namun demikian setelah itu si anak megikuti ibunya setiap hari dan tidak mau lepas dari ibunya. Pendampingan yang kami berikan berupa motivasi dan juga pemahaman kepada ibu si anak. Dalam kegiatan pendampingan anak tersebut tidak memberikan respon dalam bentuk komunikasi langsung tetapi ketika diajak bersalaman si anak mau merespon dengan menyalaami kami.


ODGJ  kedua seorang pria dewasa yang bernama Swardiyono lahir pada 8 September 1967, beliau tinggal di Dusun Janten RT 2 Ngestiharjo, Kasihan, Bantul dan pekerjaan beliau adalah seorang buruh harian. Gangguan yang dialami beliau juga memberikan dampak pada aktivitas beliau, saat ini beliau lebih sering dirumah, saat dilakukannya pendampingan beliau masih bisa menanggapi, namun menggunakan bahasa tubuh saja dan tidak berbicara, saat pendampingan beliau ditemani oleh istri dan juga keluarganya.


Dalam kegiatan ini yang kami dapatkan adalah dapat memberikan manfaat baik ke pada kami mahasiswa KKN UMBY dan juga kepada masyarakat. Dengan kegiatan ini kami mahasiswa KKN UMBYU 2020 bisa memberikan kontribusi kepada masayarkat dalam hal pendampingan ODGJ, dimana pendampingan ini yang menitik beratkan utamanya kepada ODGJ dan juga keluarganya, dengan pendampingan ini juga dapat membantu program Germas Jiwo yang sudah berjalan di Dusun Janten khususnya. Pendampingan ini juga memberikan manfaat bagi kami untuk lebih memahami bagaimana ODGJ itu sendiri dan bagaimana cara keluarga ODGJ untuk memberikan terbaik pada anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa. Dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak terutama ODGJ dan keluargannya.


ODGJ ketiga adalah Nova Dalih S, Dariyati, Supriyanto, Sumirah, Radoko, Ngadiyono, dan Suradilah. Kegiatan memberikan motivasi, pendampingan, dan juga edukasi kami berikan kepada yang bersangkutan beserta keluarganya.