Penyuluhan Kesehatan di Pasar Condongcatur

Leptospirosis termasuk salah satu penyakit yang disebabkan, karena bakteri leptospira dan ditularkan dari hewan kepada manusia. Semua hewan dapat terjangkiti, namun paling banyak adalah tikus dan hewan pengerat lainnya.


Hal demikian dijelaskan salah satu tim Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Puskesmas Depok II Sleman Purwan Lestari AMKL saat memberi penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah penyakit menular berbasis lingkungan di mushola Pasar Condongcatur Sleman, Sabtu 8-2-2020. Adapun pemrakarsa penyuluhan, yakni mahasiswa KKN kelompok 36 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY).


Lebih lanjut, Bu Tari menjelaskan, tanda dan gejala seseorang terkena leptospirosis, antara lain demam yang timbul tiba-tiba sampai 40˚C, menggigil, nyeri kepala dan nyeri otot (pegal linu). Selain itu mata kuning, ruam kulit, mual muntah dan kuning di badan. Jika menemukan tanda gejala seperti ini, segera dibawa ke Puskesmas, rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya terdekat.


“Cara pencegahannya, ada beberapa hal penting bisa dilakukan. Antara lain dengan mencuci tangan menggunakan sabun setelah bekerja seperti di kebun, sawah, selokan dan tempat-tempat lain yang tercemar,” ungkapnya.


Selain itu membuang sampah pada tempatnya, menggunakan alat pelindung diri saat bekerja atau melakukan aktivitas bersih-bersih misalnya wujud masker, sarung tangan dan sepatu bot. Tak kalah penting, berusaha melakukan pengontrolan binatang-binatang pengerat seperti tikus serta menyimpan makanan/minuman dengan baik/tertutup agar terhindar dari tikus.


Pada kesempatan tersebut, Tim UKM dari Puskesmas Depok II turut hadir pula, yakni Bernadeta Dewitasari AMK, Anjani dan Dwi Winarti. Tak ketinggalan, Kepala UPTD Pelayanan Pasar Wilayah III Sleman Setya Purwanto, Wakil Paguyuban Pedagang Pasar Condongcatur Widodo dan sebagian anggota paguyuban pedagang pasar setempat. Semua antusias mengikuti acara dari awal sampai selesai.


Sementara itu Dosen Pembimbing Lapangan KKN kelompok 36-37 UMBY di Pasar Condongcatur Dr Ir Sundari MP mengungkapkan, dua kelompok KKN yang ada di Pasar Condongcatur mempunyai program berbeda yang dilaksanakan sejak 25 Januari sampai 27 Februari 2020 mendatang. Program kegiatan terutama dilaksanakan setiap Sabtu dan Ahad, misalnya berwujud penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis.


“Kami berharap kegiatan seperti ini tak menganggu aktivitas para pedagang, tapi bisa semakin menambah ilmu dan wawasan, sehingga pasar di sini semakin terjaga kebersihan serta kesehatannya, akhirnya animo pengunjung untuk berbelanja di Pasar Condongcatur semakin banyak,endingnya dapat meningkatkan pendapatan” tutur Dr Sundari.


Ketua KKN kelompok 36 UMBY, Zunan Arif R menambahkan, beberapa program yang sudah direncanakan kelompoknya maupun kelompok 37, selain penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan gratis, ada juga pemasangan speaker, penyuluhan tanggap bencana, pemasangan plang bertuliskan jalur evakuasi serta titik kumpul. “Guna melaksanakan kegiatan seperti ini, kami juga bisa menggandeng pihak lain seperti Puskesmas Depok II. Semoga bisa memberikan manfaat, terlebih bagi pedagang di pasar sini maupun warga sekitar pasar,” urai Zunan.