Mahasiswa KKN UMBY Turut Serta Kembangkan BUMDes di Kecamatan Sedayu

 


Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan salah satu program kerja desa yang dimana desa tersebut memiliki sesuatu usaha dari masyarakat yang nantinya akan di kontrol/dipantau oleh desa dengan tujuan  membantu perekonomian masyarakat dan desa. Dengan adanya BUMDes ini diharapkan berimbas pada kemajuan perekonomian pada desa tersebut.


Untuk itulah 2 kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) diterjunkan untuk membantu pembentukan dan  mengembangkan BUMDes. KKN UMBY semester ini diikuti oleh sekitar 500 mahasiswa yang serentak diterjunkan  pada hari Senin, 27 Januari 2020 yang salah satu titik lokasinya di  kecamatan Sedayu.


Kegiatan KKN tersebut yang merupakan representasi dari Tri Dharma perguruan tinggi yang ketiga yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat yang secara khusus memfokuskan pada pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bagi dua desa yaitu Desa Argosari dan Desa Argodadi.


Melalui Dosen Pembimbing Lapangan, Agustinus Hary Setyawan, S.Pd., M.A., disampaikan bahwa kedua desa tersebut sangat membutuhkan pendampingan sampai nantinya terbentuk BUMDes yang merupakan salah satu program kerja desa dimana desa tersebut memiliki sesuatu usaha dari masyarakat yang nantinya akan di kontrol/dipantau oleh desa dan akan membantu perekonomian masyarakat dan desa.


Pemerintah  kecamatan sedayu melalui Camat Sarjiman, SIP., ME juga sangat mengapresiasi kegiatan KKN tersebut yang  memang dibutuhkan secara khusus untuk memanfaatkan potensi-potensi yang ada di Desa Argosari dan Argodadi untuk kesejahteraan desa-desa tersebut.


 Di kedua desa juga sudah terbentuk tim perumus yang dikoordinatori oleh Bapak Ir. Edi Samudro di Argosari dan bapak Nur Ahmad, S.Pd.I. di Argodadi yang akan menjadi pilar pembentukan BUMDes. Dalam pelaksanaan KKN yang berlangsung sampai tanggal 26 Februari 2020 tersebut diharapkan agar pembentukan BUMDes dapat terlaksana dan berjalan dengan baik sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat nantinya.