Siapkan SDM Unggul Prodi Peternakan UMBY Wajibkan lulusan Bersertifikat Kompetensi

Lulusan perguruan tinggi dituntut harus mempunyai kompetensi yang mempuni supaya dapat bersaing di dunia kerja, di era revolusi industri  semua pekerjaan dituntut serba cepat dan serba digital, tidak terkecuali pada bidang peternakan. Prodi peternakan UMBY di era revolusi industri mengembangkan metode pembelajaran mahasiswa untuk menghasilkan SDM unggul dan kompeten dengan program kolaborasi antara universitas dengan perusahaan dan instansi pemeritah.


Program kolaborasi tersebut di implementasikan dengan mata kuliah minat profesi yang di dalamnya terdapat beberapa bidang kompetensi diantaranya  Inseminator, Nutrisionis, Hatcheries, Butcheries dan Ahli Penyamakan Kulit. Realisasi mata kuliah tersebut dilaksanakan 30% teori di kelas dan 70% praktek dilapangan.


Mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini dilatih di kampus sampai menguasai ilmu teori dan juga praktek setelah itu baru diterjunkan ke perusahaan atau instansi pemerintah sesuai dengan minat profesi yang diambil. Mahasiswa yang telah selesai praktek di perusahaan dan instansi tersebut kemudian diikutkan tes uji kompetensi pada Lembaga Sertifikasi Pertanian (LSP), setelah itu mahasiswa mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Pertanian  (BNSP). Sertifikat tersebut dapat digunakan untuk memenuhi syarat lulus mata kuliah pilihan dan syarat lulus sarjana pada Program Studi Peternakan UMBY.


Program minat profesi ini mengacu pada visi prodi peternakan UMBY yaitu “Menjadi program studi yang unggul ditingkat nasional  untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dibidang produksi ternak tahun 2025”.


Sebagai wujud minat profesi ini, Prodi Peternakan mengadakan kerjasama dengan Balai Besar Inseminasi Buatan Lembang Bandung, Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Malang, LIPI Gunung Kidul, BBPP Batu, KPBS Pangalengan Bandung, Doni Farm, PT. MALINDO FEEDMILL, PT. CHAROEN POKPHAND INDONESIA, PT. PETERNAKAN AYAM MANGGIS, PT. SIDO AGUNG GRUP dan lain-lain, guna melatih mahasiswa di bidang minat profesi Inseminator, Nutrisionis, Hatcheries, Butcheries dan Ahli Penyamakan Kulit.


Gambar di atas merupakan salah satu kegiatan minat profesi yaitu minat profesi inseminator di ikuti mahasiswa semester 7 yang mengambil mata kuliah tersebut. Praktek minat profesi inseminator dilaksanakan di Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan Bandung yang didampingi langsung oleh manajer kesehatan hewan drh. Asep Rahmat Haerudin, M.Pt. dan petugas pelayanan kesehatan hewan di KPBS Pangalengan Bandung.


Ajat Sudrajat, S.Pt., M.Pt. selaku dosen Peternakan menyatakan bahwa   adanya program mata kuliah minat profesi ini menjadikan mahasiswa punya nilai tambah pada saat memasuki dunia kerja, berbekal ilmu pengetahuan dan pengalaman praktek kerja di perusahaan dan instansi pemerintah serta sertifikat kompetensi dari BNSP.


“Terbukti lulusan prodi peternakan UMBY masa tunggu lulusan rata-rata kurang lebih 4 bulan serta banyak mahasiswa sebelum diwisuda langsung keterima kerja di perusahaan nasional dan multi nasional bahkan tidak sedikit yang bekerja ke luar negeri” tegasnya.