Menuju Era Society 5.0 UMBY Gelar Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

- Universitas Mercu Buana Yogyakarta gelar Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2019. Acara bertempat di Auditorium Kampus 3 UMBY, Kamis (14/11/2019).


Seminar diikuti puluhan peserta pemakalah beserta ratusan partisipan yang berlatar-belakang akademisi dan mahasiswa dari UMBY tersendiri dan berbagai universitas di Indonesia.


Seminar ini menghadirkan tiga narasumber utama ialah Prof. Dr. Catur Sugiyanto, MA., Tim Ahli Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM, dengan materi yang dibawakan Sinergitas Penelitian dan Pengabdian Inovatif.  Prof. Dr. Ir Chatarina Wariyah, M.P., Penerima Hibah Penelitian dan Pengabdian DIKTI, dengan materi yang dibawakan Sinergi Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Untuk Menyongsong Era Society 5.0. Serta Dr. -Ing Setyo Nugroho, Peneliti, Inovator, dan Pengelola “Sustainable Island – Development Initiatives”, Marine Research Centre, ITS, dengan materi yang dibawakan Pilihan Teknologi dan Tanggung Jawab Riset Bagi Masyarakat 5.0.


Menurut Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi dan Multimedia UMBY, Didik Haryardi Santoso, S.Kom.I., M.A. mengatakan, pelaksanaan kegiatan seminar hasil ini merupakan hal yang sangat strategis karena memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman dibidang penelitian.


“Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian ini diharapkan menjadi ruang berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman, yang tidak hanya selesai sebatas kertas laporan penelitian atau pengabdian, melainkan memiliki kontribusi nyata dan bermanfaat bagi masyarakat”, tandasnya.


Lebih lanjut Ia menuturkan, dengan adanya kegiatan seminar hasil penelitian seperti ini juga dapat membuka mata kita untuk tetap bisa mengendalikan diri dalam pesatnya perkembangan zaman.


“Mengenai era society 5.0, isu utama yang kita diskusikan adalah human versus technology. Teknologi haruslah tunduk dan menjadi alat bagi kebutuhan kita dan bukan sebaliknya. Terakhir, silahkan society poin berapa-pun, namun nilai budaya dan tentu nilai agama harus tetap menjadi akar pijakan kita sebagai masyarakat sehingga tidak hanyut dan tenggelam di arus perubahan zaman”, jelasnya.


Sementara itu, Ketua Pelaksana Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2019, M. Nastain, M.Ikom. menambahkan, kegiatan seminar nasional seperti ini bertujuan untuk mendorong kesiapan masyarakat dalam menyongsong society era 5.0.


"Konsep masyarakat yang dibangun berpusat pada manusia (human centered) dan berbasis teknologi. Konsep ini berjalan beriringan antara revolusi industri 4.0 dan society era 5.0, dimana peranan manusia akan lebih besar dengan berupaya mengoptimalkan perkembangan teknologi untuk menciptakan ruang kemanusiaan yang lebih bermakna", jelasnya.