Pajak UMKM Turun, Mahasiswa UMBY Diajak Berwirausaha

Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi (Himata) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) selenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Manfaat Penurunan Pajak UMKM bagi Pelaku Usaha Demi Menggerakkan Roda Perekonomian”, Sabtu (26/10/19). Seminar Nasional berlangsung di Ruang Auditorium Kampus 3 UMBY dengan diikuti lebih dari 200 peserta.


Acara dibuka oleh Wakil Dekan Fakultas Ekonomi, Mushawir, SE. MM., dengan menghadirkan narasumber Nurul Indah Khasanah, S.T., pemilik Khansa Snack & Food dan Arif Nurman Hakim, S.E., AK., BKP, CA., konsultan pajak dan direktur Tax House dengan  dimoderatori  Yudas Tadius Andi Candra, S.E., M.Si., Ak., CA, dosen Akuntansi  UMBY.


 Nurul Indah Khasanah, S.T. menceritakan pengalaman selama merintis bisnis dari awal perjalanan hingga Khansa Snack & Food menjadi sebesar sekarang. Dijelaskan juga pengaruh penurunan pajak UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dari yang semula 1% menjadi 0,5% terhadap bisnis yang dijalaninya. “Penurunan tarif pajak UMKM ini mampu mengurangi beban para pelaku UMKM, tarif yang rendah mendorong masyarakat untuk berwirausaha tanpa mengkhawatirkan dikejar-kejar pajak,” tuturnya.


Sementara Arif Nurman Hakim, S.E., AK., BKP, CA. menjelaskan mengenai pajak UMKM. Tarif khusus pajak UMKM diatur dalam PP RI Nomor 23 Tahun 2018 tentang pajak penghasilan atas penghasilan dari usaha yang diterima atau diperoleh wajib pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu. Dalam hal ini, yang dimaksud UMKM adalah perusahaan dengan penghasilan bruto sampai dengan Rp 4,8 M dalam satu tahun.


Dijelaskan pula bahwa penurunan tarif pajak UMKM menjadi 0,5% diikuti dengan ketentuan seperti tarif tersebut berlaku bagi wajib pajak orang pribadi maksimal 7 tahun; CV/Firma/Koperasi 4 tahun; PT 3 tahun terhitung sejak tahun pajak PP berlaku bagi WP lama dan tahun pajak terdaftar bagi WP baru.


Arif menutup paparannya dengan mengutip kalimat dari John F Kennedy, “Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada negaramu”. Jadi kita harus bangga menjadi warga Indonesia yang taat membayar pajak.