PKH Tempak, Tingkatkan Kambing Jadi Atm Ternak

Salah satu dharma dari Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh civitas akademika dosen dan mahasiswa.  Belum lama ini (bulan Juli Agustus 2019) dosen-dosen prodi peternakan Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat (PPM) di Desa Tempak, Kecamatan Candimulyo, Kab. Magelang.


Kegiatan PPM dilaksanakan selama bulan Juli dan Agustus 2019 di kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) binaan Depsos RI  khususnya bagi anggota  yang memelihara ternak kambing.  Terdapat 22 orang ibu-ibu PKH yang mengikuti kegiatan peningkatan pendapatan anggota melalui budidaya ternak kambing.  Diungkapkan oleh koordinator kegiatan Ir. Setyo Utomo,M.P bahwa dosen-dosen prodi peternakan yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah Dr. Sri Hartati Candra Dewi, M.Si, drh. Anastasia Mamilisti, S.M.P, Ir. Nur Rasminati,M.P dan saya sendiri.  Selanjutnya dinyatakan bahwa kegiatan PPM ini merupakan kerjasama dengan PEMDA Kab. Magelang dalam hal ini kantor Bappeda dan Litbangdal Kabupaten Magelang th Anggaran 2019.  Ditemui di ruang kerjanya, kepala Bidang Pemerintahan sosial budaya Drs. Endro Dwi Jayanta menyatakan bahwa kegiatan PPM dosen-dosen UMBY ini difasilitasi sepenuhnya oleh Bappeda untuk kegiatan pelatihannya termasuk kunjungan lapangan di Wirausahawan sukses.


Kegiatan dimulai dengan pelatihan motivasi berprestasi bagi 22 anggota PKH selama 2 hari, bertujuan untuk menggugah semangat hidup melalui usaha peternakan kambing khususnya, pelatihan dilanjutkan dengan pemilihan bibit indukan dan pejantan kambing, manaejemen reproduksi, tatacara pemeliharaan dan perawatan kambing, menjaga kesehatan ternak dengan tanaman lokal, penyusunan pakan komplit dengan bahan pakan lokal dan mikrobia lokal (MOL) serta kewirausahaan ternak kambing agar memenuhi target keuntungan yang jauh melebihi jasa bank (ATM ternak) dan kegiatan terakhir dilakukan kunjungan pelatihan lapangandi perusahaan ternak kambing/domba di PT Bumi Nararya Farm di Turi kab. Sleman demikian disampaiakan oleh koordinator kegiatan PPM Ir. Setyo yang ditemui saat pelaksanaan pelatihan lapangan PPM di PT. Bumi Nararya farm di Turi Magelang.


“Ternak kambing seharga 1.5 juta jika dipelihara secara benar makan dalam dua tahun akan beranak 3 kali jika sekali beranak 2 ekor maka akan menghasilkan 10 ekor kambing, karena anakan pertama sudah mampu menghasilkan anakan 2 ekor. Jika dirata-rata harga jual  Rp. 750.000,- saja, akan mendapatkan Rp. 7.5 juta atau 5 kali lipatnya (500%), sehingga jika dibandingkan dengan jasa Bank selisihnya jauh sekali, maka disutlah ATM ternak”, demikian disampaikan oleh koordinator PPM, Ir. Setyo Utomo, MP.


Pendamping lapangan PKH Depsos  RI, Lili Istiqomah menyatakan bahwa kegiatan ini sangat berguna untuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan bagi anggota PKH.  Selanjutnya disampaiakan oleh kepala Bappeda dan Litbangdal kabupaten Magelang Drs. H. Sugiono, M.Si bahwa kegiatan PPM dosen merupakan implementasi MoU Pemkab Magelang dengan UMBY ini sangat membantu percepatan pencapaian tujuan pemerintah khususnya dalam program pengentasan keluarga harapan (keluarga miskin), ditambahkan oleh Drs. Basuki Rochmad selaku Kasubid pemsosbud 1 Bappeda Magelang bahwa kegiatan ppm dosen ini direncanakan secara rutin setiap tahun di wilayah-wilayah prioritas terutama dalam peningkatan pendapatan masyarakat terutama kelompok keluarga harapan.