BEMF Psikologi UMBY Studi Banding ke HIMAPSI UII

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (BEMF Psikologi UMBY) melakukan kunjungan ke Universitas Islam Indonesia (UII) yang beralamat di Jalan Kaliurang KM 14, Yogyakarta untuk melakukan studi banding dengan Himpunan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (HIMAPSI UII), Jumat (28/06/19).


Kunjungan ini didampingi oleh Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UMBY, Nur Fachmi Budi Setyawan, M.Psi., Psikolog beserta 18 pengurus BEMF Psikologi UMBY. Kehadiran BEMF Psikologi UMBY disambut oleh Wakil Dekan Fakultas Psikologi UII bidang kemahasiswaan, Dr. Phil. Emi Zulaifah, Dra., M.Sc., Psikolog beserta 29 pengurus HIMAPSI UII.


Salah satu acara studi banding yakni pemaparan program kerja antara departemen BEMF Psikologi UMBY dan HIMAPSI UII. Sedangkan acara intinya yaitu Focus Group Disscussion (FGD) dan Room Tour di area Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya UII.


Acara FGD antar depertemen dari UMBY disandingkan dengan divisi UII yang sekiranya berkesinambungan seperti Gubernur, Wakil Gubernur, Kestari, Keuangan UMBY dengan Badan Pengurus Harian, Pengembangan Kewirausahaan Mahasiswa UII, lalu Hubungan Masyarakat UMBY dengan Hubungan Masyarakat UII, lalu Pengembangan Sumber Daya Manusia UMBY dengan Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa, Minat Bakat, Kajian dan Keilmuan UII, lalu Departemen Pengembangan Organisasi UMBY dengan Pengembangan Pengurus Organisasi UII, lalu Pengabdian Masyarakat UMBY dengan Pengembangan Masyarakat UII, lalu Media dan Informasi UMBY dengan Media Komunikasi dan Informasi UII. FGD tersebut berisi saling bertukar informasi antar program kerja yang dimiliki oleh departemen dan divisi dari pihak UMBY dan UII serta pemecahan masalah yang biasa dilakukan jika terjadi kesenjangan antara tujuan dan realita.


Penghujung acara melakukan room tour, salah satunya ke Museum Universitas Islam Indonesia yang merupakan tanda jasa kepada para pendiri UII seperti Moh Natsir, Prof. K.H.A. Mudzakir, Mohamad Roem, K.H. Wahid Hasyim dan Dr. Mohammad Hatta.