KKN UMBY Sosialisaikan Pemanfaatan Buah Pinang Sebagai Obat Cacing pada Ternak

Dalam rangka peningkatan performa ternak kambing dan sapi yang ada di Dusun Sidowayah, desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kulonprogo, DIY. maka kelompok 8 KKN-PPM  UMBY mengadakan program Sosialisasi obat cacing dan pengenalan tanaman indigofera sebagai pakan ternak potensial. Yang melatarbelakangi program ini adalah kurangnya perhatian peternak sidowayah  terhadap kesehatan ternaknya terutama parasit cacing pada ternak yang dapat mengganggu produktivitas di mana parasit seperti cacing dapat menyebabkan ternak menjadi kurus, lesu, tidak nafsu makan, dan dapat menyebabkan kematian.


Dengan melihat permasalahan terebut, mahasiswa KKN Universitas Mercu Buana Yogyakarta berinisiatif untuk mengenalkan potensi buah pinang sebagai obat cacing yang murah dan mudah diaplikasikan di masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah memanfaatkan potensi buah pinang yang banyak tumbuh di daerah Sidowayah yang belum dimanfaatkan. Selain itu, para peternak dapat mengenal tanaman indigofera sebagai pakan yang potensial pengganti konsentrat.


Ketua tim KKN, Youngki Susanto menuturkan “Penggunaan buah pinang sebagai obat cacing ternak bisa dilakukan dengan beberapa cara, dalam pelatihan yg dilakukan digunakan cara dengan membuat ekstrak buah pinang. Buah pinang diambil sebanyak 2-3 buah untuk kambing dan 7-10 untuk sapi yang sudah dibersihkan dari kulitnya lalu  direbus dengan air. Kemudian air hasil rebusan dapat diminumkan pada ternak yang akan diobati. Namun, dalam penggunaannya tidak boleh diberikan pada ternak yang sedang bunting karena dapat memberikan resiko keguguran”


Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung pertemuan dusun Sidowayah dan dihadiri sebanyak  seluruh warga yang memiliki ternak. Kegiatan ini mendatangkan narasumber yaitu Ajat Sudrajat S, Pt yang merupakan alumni peternakan Universitas Mercu Buana Yogyakarta yang kini sedang melanjutkan pendidikan S2 di Universtas Jenderal Soedirman. Warga yang mengikuti kegiatan ini sangat antusias karena ini merupakan pengetahuan baru dan dapat diaplikasikan dengan mudah menggunakan bahan lokal dan peralatan sederhana.


Setelah acara selesai, tim KKN kelompok 8 melakukan pembagian dan penanaman bibit indigofera yang  menjadi salah satu pakan dengan kandungan nutrient yang cukup baik sebagai pengganti konsentrat di masyarakat. Dimana tanaman indigofera memiliki kandungan protein 24 % dan TDN lebih dari 70%.


Pembagian bibit tersebut bekerjasama dengan Dinas Peternakan Pengasih dalam pengadaan bibit Indigofera, sebanyak 400 bibit. Kegiatan ini merupakan pengenalan dan pembagian bibit indigofera pertama di daerah Kokap, kabupaten Kulon Progo.