Prodi Teknik Informatika Seminarkan “Kuasai Informasi dengan Big Data dan Machine Learning”

Big Data merupakan data dengan ciri utama berukuran sangat besar, sangat variatif, sangat cepat pertumbuhannya dan mungkin tidak terstruktur yang perlu diolah khusus dengan teknologi inovatif sehingga mendapatkan informasi yang mendalam dan dapat membantu pengambilan keputusan yang lebih baik. Untuk itulah Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika (HMPS-TI) bekerjasama BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) mengadakan seminar dengan tema Big Data - Data Mining & Machine Learning Pada Social Media, di Auditorium Kampus 3 Condong Catur Ringroud Utara Yogayakarta, Senin (17/12/18).


Seminar dibuka langsung oleh Ketua Program Studi Teknik Informatika, Agus Sidiq P., S.Kom., M.Eng., dengan menghadirkan pakar dibidangnya yaitu Andri Johandri (Pakar Big Data dan Data Science Onno Center) serta Novan Hartadi (CEO Datains). Seminar nasional diikuti oleh tidak kurang 400 peserta yang terdiri pihak institusi pendidikan, instansi pemerintah, praktisi IT, dan mahasiswa dari berbagai provinsi di Indonesia.


“Kami sangat mengapresiasi kepada peserta yang jauh-jauh datang ke Yogya untuk mengikuti acara seminar ini, antara lain dari Universitas Muslim Indonesia (Makassar),   STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati, dari Tarakan (Kalimantan Utara),  Undiknas Denpasar (Bali) juga instansi pemerintah khususnya Pemerintah Kota Probolinggo, Klaten, Bantul, DIY, Boyolali, Gunung Kidul, Magelang, maupun Salatiga,” ungkap Agus Sidiq saat sambutan.


Andri Johandri memaparkan bahwa Big Data merupakan istilah yang menggambarkan volume data yang besar, baik data yang terstruktur maupun data yang tidak terstruktur.  


“Big Data telah digunakan dalam banyak bisnis, tidak hanya besar data yang menjadi poin utama tetapi apa yang harus dilakukan organisasi dengan data tersebut. Tetapi Big Data dapat dianalisis untuk wawasan yang mengarah pada pengambilan keputusan dan strategi bisnis yang lebih baik,” tutur Andri lebih lanjut.


Sementara Novan Hartati menjelaskan bahwa Big Data pada saat ini pemanfaatannya sudah  semakin luas misalnya pemanfaatan data dari sosial media yang digabungkan dengan data suatu perusahaan seperti data penjualan atau data pelanggan yang sudah ada di relasional database. “Big data dapat digunakan untuk analisis dalam melakukan strategi marketing yang jitu, misalnya dengan menganalisis orang-orang di sosial media yang berpengaruh untuk memasarkan produk,” ujar Novan.