UMBY Terus Kembangkan Pengolahan Growol

Setelah sukses memberikan inovasi produk Growol di Sangon Kalirejo beberapa waktu lalu, pakar Ilmu Pangan Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), Prof. Dr. Ch. Wariyah, MP., kembali melakukan penelitian untuk terus mengembangakan kualitas produk Growol. Harapannya Growol semakin disukai dan laku di masyarakat.


Dijelaskan oleh Prof. Wariyah, proses penelitian ini dengan cara melakukan optimasi fermentasi Growol. Hasilnya Growol memiliki kandungan lactobacillus tinggi. Lactobacillus merupakan bakteri penghasil asam laktat. Pada kenyataannya, kandungan lactobacillus yang tinggi saja belum tentu disukai masyarakat. Setelah difermentasi baru akan diuji kesukaan pada konsumen.


“Respon konsumen terhadap kandungan lactobacillus yang tinggi itu sangat beragam, karena apabila mengandung lactobacillus yang tinggi rasanya agak asam maka perlu dicari komposisi yang tepat. Itulah perlunya penelitian ini,” ungkap Prof. Wariyah saat ditemuin di Laboratorium Kimia UMBY, Senin (13/3/18).


Prof Wariyah menuturkan mahasiswa banyak terlibat dalam penelitian ini terutama untuk menentukan jenis Ketela yang cocok untuk pembuatan Growol, karena Ketela memiliki jenis yang banyak sekali. Khusus untuk di Sangon yang dipakai dalam produksi Growol adalah Ketela jenis Martapura atau Ketan. Lebih lanjut, diharapkan akan memberikan kebermanfaatan yang besar bagi masyarakat Sangon khususnya dalam bidang pengolahan Growol karena produknya semakin disukai masyarakat dan laris dipasaran.


Dampak berkembangnya industri Growol adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan kemandirian daerah yang dapat tercapai dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada.


“Kedepannya kami juga akan meneliti hingga penanganan limbahnya sehingga tidak mengganggu lingkungan,” pungkas Prof. Wariyah. Mercu Buana...Lebih Baik