Fira, Delegasi Berprestasi dalam Konferensi International Youth Summit PBB

Shafira Maulizar, mahasiswa Prodi Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) telah kembali dari Thailand dengan menyandang prestasi sebagai "delegasi teraktif" dalam    Program Youth Empowerment Sciety for Sustainable Development Goals (YES4SDG) yang diinisiasi oleh PBB. Program Youth summit ini merupakan program konferensi internasional yang akan melibatkan pemuda perwakilan dunia untuk mendiskusikan Sustainable Development Goals (SDGs)   program  PBB untuk  dunia yang lebih baik di tahun 2030. Program ini memiliki misi untuk mengembangkan kepemimpinan pemuda global yang peduli terhadap kebutuhan dunia dan mempertajam kemampuan pemuda dunia untuk berpartisipasi dalam latihan terkait SDGs


Kegiatan yang dilakukan mulai dari study tour mengunjungi universitas top di Thailand, Asian Pasific Center for Disability, Pathum Tani, southeast Asian fisheries development center, UNESCEP, dan beberapa tempat lainnya. Bertukar pikiran dan wawasan dengan delegasi yang lain.


Fira, begitulah panggilan dari Shafira Maulizar, gadis kelahiran Aceh 19 tahun lalu telah   kembali, dan mengharumkan nama UMBY di ajang international.   Bersama 90 delegasi dari seluruh PTN dan PTS di Indonesia,  UMBY tidak kalah unggul di mata international. “Semoga  langkah awal yang telah digores ini  kelak dapat diikuti oleh generasi  mendatang dan mampu mengenakan almamater universitas di tanah international” tutur Fira kepada redaksi. 


Fira sebagai perwakilan Yogyakarta mengakui bahwa ia mendapat banyak sekali pengalaman dan ilmu pengetahuan yang baru. Apalagi bertemu dengan delegasi lain dari Indonesia yang ternyata sudah lebih senior darinya, sebagian besar delegasi perwakilan Indonesia adalah mahasiswa semester lanjut, mahasiswa S2, dosen, bahkan juga dekan dari salah satu PTS di Indonesia.


"Sangat banyak program-program diluar sana yang mampu memberikan pengetahuan dan wawasan. Jangan hanya menunggu ditawarkan tapi cobalah untuk mencari dan menawarkan diri, karena usaha tidak akan mengkhianati hasil. Dan Jangan selalu almamater yang menjadi patokan kita untuk bangga, tapi cobalah untuk membuat almamater merasa bangga karena dikenalkan oleh kita" tutur Fira lebih lanjut.