UMBY Dampingi Intensifkan Lahan Kosong dengan Budidaya Kunir Putih di Sedayu

Kesejahteraan hidup masyarakat di Kecamatan Sedayu sebagian  masih di bawah standar. Hasil survey menunjukan bahwa wilayah  Sedayu khususnya dusun Gayam dan Jaten desa Argosari, masih banyak lahan kosong dan banyak tanaman rimpang-rimpangan tumbuh liar  (belum dibudidayakan secara baik), seperti rimpang kunir putih dan jahe. Hasil panen rimpang-rimpangan yang dijual dalam bentuk  segar  harganya murah, sehingga perlu diolah agar bisa meningkatkan harga jual yang pada akhirnya akan meningkatkan taraf hidup masyarakatnya.


Untuk itulah Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), melalui Iptek bagi Masyarakat (IbM) mengadakan penyuluhan pemanfaatan lahan kosong supaya berdayaguna. Penyuluhan diikuti oleh  sekitar 40 peserta, dengan luas lahan  yang dikelola sekitar 5000 meter persegi.


Tanggapan masyarakat sangat antusias dengan adanya penyuluhan ini. Kepala Dukuh Gayam, Tri Sujadi mengatakan “Desa Argosari memang masih banyak lahan yang belum dimanfaatkan, untuk itu adanya penyuluhan ini khususnya tentang budidaya  kunir putih   benar-benar membawa manfaat untuk kedepan lebih intensifkan pengelolaan lahan dan pada akhirnya membantu meningkatkan ekonomi masyarakatnya”.


 Tujuan kegiatan iptek bagi masyarakat (IbM) ini untuk mengembangkan dua kelompok tani di desa Argosari yaitu kelompok tani Pancuran dan Sidodadi yang mandiri secara ekonomi melalui industri pengolahan rimpang-rimpangan (bubuk instan). Secara khusus IbM ini bertujuan untuk mengadakan pelatihan budidaya tanaman rimpang-rimpangan, agar tersedia rimpang sebagai bahan dasar pengolahan bubuk instan.  Dengan demikian pemanfaatan rimpang-rimpangan hasil budidaya sebagai bahan dasar industri  bubuk instan  dapat meningkat.


“Pelatihan  budidaya tanaman rimpang-rimpangan, contoh rimpang kunir putih sekaligus pemberian bibit untuk memanfaatkan lahan kosong” tutur ketua tim IbM, Prof. Dwiyati  didampingi Ir. Siti Tamaroh CM, M.P.  Selain itu tim juga memberikan pelatihan kewirausahaan dan pemasaran kepada kedua kelompok tani Pancuran dusun Gayam dan kelompok tani Sidodadi dusun Jaten, desa  Argosari, Sedayu, Bantul, D.I. Yogyakarta.