Universitas Mercu Buana Gelar Seminar SO 1 Maret, Buka Mata Dunia

Memperingati Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949, Universitas Mercu Buana menggelar seminar 68 Tahun Serangan Oemoem 1 Maret 1949 dengan mengangkat tema Membuka Mata Dunia . Beberapa narasumber yang dihadirkan diantaranya Anggota DPR MPR, Titiek Soeharto, Wamenlu RI yang diwakili Niniek K. Naryatie, Panglima TNI tahun 2017-2010 Jend. TNI Purn. Djoko Santoso, Pendidik, Drs. Rubiyanto, M.M.


Ketua Panitia yang juga Rektor Universitas Mercu Buana, Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, MM mengatakan, dengan adanya seminar dan peringatan Serangan Umum Satu Maret, apa yang telah dilakukan oleh Letkol Soeharto dapat dijadikan motivasi untuk membangun Indonesia ke depannya.


Disebutkan, banyak yang dapat dicontoh, diantaranya semangat persatuan yang membuka mata dunia. Sekuat apapun musuh akan dapat dihadapi dengan persatuan.

Seperti kata pepatah, berat sama dipikul ringan sama dijinjing, sebutnya dalam memberikan kata sambutan, Rabu (1/3/2016).


Sementara itu, Rektor Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Dr. Alimatus Sahrah, M.Si, M.M mengingatkan mahasiswa untuk dapat meniru langkah Letkol Soeharto yang telah membuka mata dunia melalui enam jam serangan yang dilakukan di Yogyakarta.

Serangan tersebut membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia bangsa yang masih eksis dan berdaulat, sebutnya.


Disebutkan, nilai-nilai yang terkandung dalam SO harus dieksplore agar dapat menjadi karakter dari generasi muda seperti mengedepankan persatuan dan menjaga NKRI.

Selain karekter, nilai SO yang membuka mata dunia juga diimplementasikan ke dunia pendidikan, diantaranya dengan mempublikasikan artikel-artikel yang telah atau tengah dikerjakan oleh dosen maupun mahasiswa menggunakan teknologi informasi.


 


Sumber : www.sorotbantul.com