Abdi Mahasiswa Psikologi UMBY pada Masyarakat Desa

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) mengadakan kerja kegiatan Abdi Desa. Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk nyata dari pengabdian mahasiswa, khususnya dari program studi Psikologi untuk masyarakat luas. Kegiatan pengabdian desa ini mengangkat tema: Psikologi Mengabdi. Memayu Hayuning Pribadi, Memayu Hayuning Kaluwarga, Memayu Hayuning Sesama, Memayu Hayuning Buwana.


Kegiatan yang akan dilaksanakan dari  Selasa, 21 Februari hingga Ahad 26 Februari 2017 di Dusun Ponces, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketua pelaksana Windy Zaskya Kusuma Putri dan Ketua HMPS Aditya Anugrah Laksana menyebutkan bahwa akan ada 36 peserta panitia dari mahasiswa Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta yang membantu jalannya kegiatan. “Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan Abdi Desa ini adalah mengoptimalisasikan potensi sumber daya manusia guna meningkatkan kualitas hidup untuk masyarakat desa yang dituju serta sebagai sarana pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada bidang pengabdian masyarakat dan menumbuhkan kesadaran sosial dalam diri mahasiswa” tutur Windy.


Psikologi mengabdi ini menghadirkan beragam kegiatan, dimulai dari pelepasan  oleh Anwar, M.Si sebagai perwakilan dari dekanat fakultas psikologi UMBY, perkenalan dengan tokoh masyarakat setempat melalui ‘srawung’ dan kegiatan rutin warga didampingi oleh kaprodi psikologi Kondang Budiyani, M.A., Psikolog dan pembimbing serta penasehat panitia Sowanya Ardi Prahra, M.A menuju posko panitia, selanjutnya ada ‘character building’ untuk anak melalui TPA dan permainan tradisional, penguatan organisasi untuk karang taruna dan remaja, penyuluhan tentang cara mencegah kepikunan di usia senja, penyuluhan pola asuh anak untuk orangtua, serta puncak dari rangkaian kegiatan pengabdian desa ini yaitu pelayanan kesehatan gratis untuk seluruh warga Dusun Ponces.


Di tengah  cuaca yang kurang mendukung tidak menghalang semangat panitia untuk melaksanakan rangkaian kegiatan tersebut. Pada setiap acara, masyarakat terlihat antusias ketika mengikuti kegiatan serta panitia yang juga mengakrabkan diri dengan warga sekitar. Harapannya, pengabdian desa ini dapat berperan sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam aktualisasi diri sebagai mahasiswa psikologi dengan terjun langsung di lingkungan masyarakat serta membangun desa untuk menuju perbaikan taraf hidup serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.